KARAKTERISASI SABUN MINYAK BIJI KETAPANG (Terminalia catappa L.) DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK KESUMBA (Bixa orellana L.) SEBAGAI PEWARNA ALAMI
Abstract
Sabun merupakan campuran asam lemak dengan senyawa natrium atau kalium yang digunakan sebagai pembersih. Pembuatan sabun menggunakan minyak biji ketapang (Terminalia catappa L.) sebagai bahan baku merupakan alternatif yang dapat digunakan karena keberadaan yang melimpah. Penambahan ekstrak kesumba (Bixa orellana L.) sebagai pewarna alami untuk membuat penampilan sabun lebih menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas sabun minyak biji ketapang (sabun a) sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) dan untuk mengetahui pengaruh pewarna alami dari ekstrak selaput biji kesumba dalam sabun minyak biji ketapang (sabun b). Sabun a dan b yang dihasilkan memiliki kadar air masing-masing sebesar 12,06% dan 14,29%, jumlah asam lemak 83,75% dan 75,21%, kadar asam lemak 0,818% dan 0,614% serta negatif mengandung alkali bebas dan minyak mineral sehingga sesuai dengan SNI. Pada uji iritasi pada kulit sabun dinyatakan negatif kulit dan untuk uji antioksidan sabun tanpa penambahan pewarna kesumba memiliki nilai Inhibition Concetration (IC50) sebesar 68 ppm dan sabun yang telah ditambahkan dengan pewarna kesumba memiliki nilai Inhibition Concetration IC50 sebesar 296,67 ppm.
Kata kunci: Antioksidan, kesumba, minyak biji ketapang, sabun
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).