EKSTRAKSI KALSIUM KARBONAT (CaCO3) DARI BAHAN DASAR CANGKANG KERANG ALE-ALE (Meretrix meretrix) PADA TEMPERATUR KALSINASI 500 °C
Abstract
Cangkang kerang mengandung kalsium yang berpotensi sebagai biokeramik yang dapat diperoleh salah satunya dari cangkang kerang ale-ale (Meretrix-meretrix). Ale-ale merupakan salah satu jenis kerang yang masuk dalam kelas bivalvia khas dari kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat yang biasanya dimanfaatkan masyarakat menjadi olahan makanan dan kerajinan, sedangkan cangkangnya belum dimanfaatkan secara maksimal. Penelitian ini dilakukan untuk mengekstraksi kalsium karbonat (CaCO3) dari cangkang kerang ale-ale dengan proses kalsinasi selama 4 jam pada temperatur kalsinasi 500 °C. Hasil analisis XRF menunjukkan bahwa cangkang kerang ale-ale mengandung kalsium oksida (CaO) sebesar 87%. Hasil difraktogram XRD pada temperatur kalsinasi 500 °C menunjukkan fase CaCO3 yang muncul pada 2θ: 29,38 °, 29,47 °, 47,48 °, 48,48 ° dan 39,38 °. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kalsium karbonat murni berhasil diekstraksi dari cangkang kerang ale-ale dengan temperatur kalsinasi 500 °C.
Kata Kunci : cangkang kerang ale-ale (Meretrix meretrix), ekstraksi, kalsium karbonat
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).