SINTESIS DAN KARAKTERISASI TiO2/Ti TERDOPING Fe(III) MENGGUNAKAN METODE ANODISASI IN-SITU
Abstract
Doping menggunakan ion logam pada struktur kisi titanium dioksida (TiO2) dapat dilakukan sebagai salah satu upaya untuk memperkecil energi celah pita dan menggeser daerah serapan sinar (dari daerah sinar UV ke daerah sinar tampak). Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan fotokatalis TiO2/Ti terdoping Fe(III) dan mengetahui karakteristik yang dihasilkan. Pada penelitian ini, fotokatalis TiO2/Ti terdoping Fe(III) telah disintesis menggunakan metode anodisasi in-situ dengan potensial sebesar 40 V, diikuti dengan proses kalsinasi pada suhu 4500C selama 3 jam. Hasil karakterisasi FTIR memberikan serapan pada bilangan gelombang 3399,68 cm-1 (vibrasi ulur gugus fungsi "“OH); 685,72 dan 453,29 cm-1 (vibrasi ulur gugus fungsi Ti-O-Ti atau Ti-O), difraktogram XRD menunjukkan struktur berupa fasa anatase dan ukuran kristalit sebesar 124,58 nm dengan jarak antar kisinya sebesar 0,10 nm, sedangkan UV-Vis/DRS menunjukkan pergeseran serapan pada panjang gelombang 426 nm dengan energi celah pita sebesar 2,91 eV.
Kata Kunci : anodisasi in-situ, karakterisasi, TiO2/Ti terdoping Fe(III)
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).