KARAKTERISASI SENYAWA FLAVONOID HASIL ISOLAT DARI FRAKSI ETIL ASETAT DAUN MATOA (Pometia pinnata J. R. Forst & G. Forst)
Abstract
Isolasi senyawa flavonoid yang terkandung di dalam daun matoa (Pometia pinnata J.R.Frost & G.Forst) telah dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut metanol. Hasil ekstrak kental metanol sebanyak 319,3 gram dipisahkan sebanyak 100 gram kemudian dilakukan pemurnian dengan fraksinasi dan kromatografi menggunakan pelarut dari yang non polar hingga ke pelarut yang relatif polar. Pada tahap fraksinasi pelarut yang digunakan berupa n-heksana, metilena klorida, dan etil asetat. Berdasarkan hasil fraksinasi dari daun matoa diperoleh fraksi n-heksana sebanyak 23,6360 g dan fraksi metilen klorida sebanyak 22,9560 g dengan hasil uji fitokimia menunjukkan negatif terhadap senyawa golongan flavonoid. Sedangkan pada fraksi etil asetat dari daun matoa sebanyak 25,0009 g positif mengandung flavonoid. Fraksi etil asetat selanjutnya dimurnikan dengan kromatografi kolom vakum cair dan kromatografi kolom tekan menggunakan fasa diam silika gel dengan perbandingan fasa gerak n-heksana:etil asetat (9:1) dan (8:2) yang dipilih sesuai dengan pergerakan dari kromatografi lapis tipis. Senyawa yang diperoleh kemudian dimurnikan dengan menggunakan KLT preparatif dua dimensi perbandingan eluen n-heksana : etil asetat (8:2) menghasilkan kristal berwarna kuning sebanyak 14,10 mg dengan waktu retensi I (Rf I) = 0,20 dan waktu retensi II (Rf II) = 0,24. Selanjutnya ekstrak yang relatif murni dianalisis dengan spektrofotometer UV-Vis dan spektrofotometer Inframerah (IR). Berdasarkan hasil analisis dan interpretasi maka dapat diidentifikasi bahwa senyawa hasil isolat yang diperoleh dari daun matoa merupakan senyawa golongan flavonoid.
Kata kunci : Flavonoid, Etil Asetat, Matoa (Pometia pinnata J.R.Forst & G.Forst)
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).