KARAKTERISASI SENYAWA ALKALOID DARI FRAKSI ETIL ASETAT DAUN KESUM (Polygonum minus Huds)

Authors

  • Diasyti Pramita, Harlia, Endah Sayekti

Abstract

 

Isolat yang relatif murni telah diisolasi dari 1 kg daun Polygonum minus Huds. (Polygonaceae). Isolat diperoleh dari fraksi etil asetat berbentuk padatan amorf berwarna hijau tua (19 mg), mempunyai titik leleh 85-87oC (tidak terkoreksi) dan uji fitokimia menunjukan positif alkaloid. Kemurnian senyawa diuji dengan kromatografi lapis tipis satu dan dua dimensi yang menampakan satu noda pada KLT. Spektrum UV-Vis memberikan serapan maksimum pada panjang gelombang 210 nm menunjukan adanya serapan khas dari kerangka cincin furan yang dimiliki oleh alkaloid indol, serta adanya serapan pada panjang gelombang  maksimum  sebesar 270 nm dan 285 nm mengindikasikan bahwa isolat B5  tersebut  termasuk  dalam golongan  alkaloid  indol.  Panjang gelombang 220, 250, 270 dan 285 nm menunjukan adanya transisi elektronik - * dan memiliki kromofor C=C. Puncak serapan pada λmaks 285 nm menunjukkan adanya kromofor benzena. Spektrum IM menunjukan adanya pita serapan pada (cm-1) 3483-3610 (uluran N-H), 3311 (uluran O-H), 2860-2925 (uluran C-H), 1735 (uluran C=O), 1458-1546 (uluran C=C), 1379 (uluran C-N), 1168-1259 (uluran C-O). Spektrum RMI-1H  memperlihatkan adanya sinyal triplet pada δH  0,89 (J= 3 Hz) , sinyal multiplet pada δH 1,35 (J= 13 Hz), sinyal singlet pada δH 3,60 (J= 0,25 Hz), sinyal kuartet pada δH 3,98 (J= 1 Hz) dan sinyal singlet pada δH 8,14 (J= 0,1 Hz). Spektrum RMI-13C memperlihatkan 14 sinyal karbon yang terdiri dari; C, CH, CH2, CH3, CH-OH dan C=O. Berdasarkan data spektrum tersebut diprediksi bahwa isolat merupakan senyawa alkaloid jenis indol yang tersubstitusi pada cincin pirol.

Kata kunci : Polygonum minus Huds, Alkaloid, Fraksi Etil Asetat

Downloads

Published

2013-11-30