KARAKTERISASI EKSTRAK ZAT WARNA UMBI BAWANG DAYAK (Eleutherine americana Merr.)
Abstract
Pada penelitian ini, telah dilakukan ekstraksi zat warna dari umbi bawang dayak (Eleutherine americana Merr.) dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96 % yang telah diasamkan dengan asam sitrat. Hasil ekstraksi berupa cairan kental berwarna merah kecoklatan. Ekstrak kemudian dikarakterisasi menggunakan spektrofotometri UV-Vis dan FTIR. Perubahan warna ekstrak pada kondisi asam, netral dan basa serta uji fitokimia juga telah dilakukan. Ekstrak zat warna umbi bawang dayak dalam air pada konsentrasi 1 g/L menunjukkan warna kuning disebabkan adanya serapan yang cukup kuat pada panjang gelombang 250-350 nm ketika diamati dengan spektrofotometer UV-Vis. Hasil analisis FTIR menunjukkan adanya gugus "“OH alkohol, C-H, C=C aromatik pada ekstrak. Berdasarkan uji fitokimia, ekstrak zat warna umbi bawang dayak positif mengandung senyawa flavonoid dan fenolik. Perubahan pH menyebabkan terjadinya perubahan warna pada ekstrak dimana pada pH asam ekstrak cenderung tak berwarna hingga berwarna kuning sedangkan pada pH basa ekstrak cenderung berwarna merah kecoklatan.
Kata Kunci: Bawang Dayak, Eleutherine Americana Merr, zat warna
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).