PENURUNAN BAHAN ORGANIK AIR GAMBUT MENGGUNAKAN BIJI ASAM JAWA (Tamarindus indica Linn)
Abstract
Air gambut mengandung bahan organik yang menyebabkan warna coklat kehitaman dan dapat menimbulkan bau. Bahan organik ini dapat dihilangkan melalui proses koagulasi flokulasi menggunakan biji asam jawa. Penelitian tentang pengaruh pH dan massa koagulan terhadap penurunan bahan organik air gambut dengan cara koagulasi telah dilakukan. Penurunan bahan organik air gambut ditentukan berdasarkan nilai absorbansi UV pada panjang gelombang 254 nm dan bilangan permanganat. Pengamatan pengaruh pH larutan dan massa biji asam jawa terhadap penurunan bahan organik dilakukan dengan metode batch. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan bahan organik terbaik diperoleh pada hasil eksperimen dengan pH 4 dan massa biji asam jawa sebanyak 2 g per 200 mL air gambut dengan perbandingan 1:1. Kondisi optimum ini mampu menurunkan bahan organik air gambut mencapai 50%. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa biji asam jawa dapat digunakan sebagai koagulan dalam menurunkan bahan organik air gambut.
Kata kunci: biji asam jawa, air gambut, penurunan bahan organik
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).