TRANSESTERIFIKASI MINYAK GORENG BEKAS DENGAN MENGGUNAKAN KATALIS ZEOLIT TERMODIFIKASI ABU TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT (TKKS)
Abstract
Minyak goreng bekas merupakan sumber bahan bakar nabati yangdapat diolah menjadi metil ester, melalui reaksi transesterifikasi dengan metanol dan dibantu katalisator basa heterogen. Katalis heterogen mempunyai peranan yang sangat penting dalam transesterifikasi dengan mempercepat terbentuknya metil ester. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan katalis heterogen yang dapat digunakan dalam transesterifikasi minyak goreng bekas dengan menggunakan katalis zeolit termodifikasi abu tandan kosong kelapa sawit (TKKS). Pembuatan katalis dalam penelitian ini dilakukan dengan mengimpregnasi larutan abu TKKS kedalam zeolit alam melalui proses refluks pada suhu 600C selama 2 jam dan dikalsinasi pada suhu 4500C selama 4 jam. Karakterisasi katalis dilakukan dengan menggunakan Difraksi Sinar-X (XRD) untuk menganalisis logam kalium yang terimpregnasikedalam zeolit. Hasil penelitian menunjukan waktu dan konsentrasi katalis optimum dalam transesterifikasi adalah 3 jam dan 4% menghasilkan persen konversi metil ester mencapai 92,78%. Metil ester kemudian dianalisis sifat fisiknya dan dikarakterisasi dengan menggunakan GC-MS. Hasil GC-MS menunjukan produk metil ester yang paling dominan terbentuk terdiri dari metil linoleat 38,58% dan metil palmitat 30%.
Kata Kunci: katalis heterogen, transesterifikasi, zeolit alam, minyak goreng bekas
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).