UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAUN BENALU (Dendrophtoe pentandra (L.) Miq.) DARI TANAMAN JERUK SAMBAL DENGAN METODE DPPH

Authors

  • nindi vira andini Tanjungpura University

Abstract

Radikal bebas merupakan suatu senyawa yang merugikan bagi tubuh karena dapat memicu terjadinya berbagai jenis penyakit yang disebaban oleh kerusakan jaringan karena oksidasi. Radikal bebas dapat dihambat menggunakan antioksidan yang dapat menghambat kerusakan sel. Senyawa yang bersifat sebagai antioksidan banyak terdapat pada alkaloid, steroid, flavonoid dan saponin. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari fraksi daun benalu (Dendrophthoe pentandra (L.) Miq.) pada tanaman jeruk sambal menggunakan metode DPPH. Hasil skrining fitokimia ekstrak metanol daun benalu positif mengandung flavonoid, alkaloid, tanin dan terpenoid. Hasil uji dari fraksi metanol   positif mengandung flavonoid, tanin dan alkaloid. Pada fraksi n-heksana positif mengandung alkaloid dan terpenoid. Fraksi diklorometana positif mengandung tanin, alkaloid, saponin dan terpenoid. Hasil uji aktivitas antioksidan pada fraksi n-heksana, fraksi diklorometana dan asam askorbat sebagai pembanding memiliki nilai IC50 berturut-turut yaitu 9,840; 16,379; 11,058 ppm. Aktivitas antioksidan terkuat terdapat pada fraksi n-heksana karena memiliki nilai IC50 terkecil yaitu 9,840 ppm.

Downloads

Published

2023-12-17