GOLONGAN SENYAWA METABOLIT SEKUNDER BESERTA AKTIVITAS ANTIOKSIDAN KULIT BATANG ASAM MAWANG (Mangifera pajang)
Abstract
Asam mawang (Mangifera pajang) merupakan tumbuhan endemik yang tergolong kedalam famili Anacardiaceae genus Mangifera yang masih terbatas informasi kandungan kimianya namun memiliki potensi sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui golongan senyawa metabolit sekunder secara fitokimia dan menentukan aktivitas antioksidan dengan metode DPPH. Sebanyak 1700 gram serbuk kulit batang asam mawang dimaserasi dalam pelarut metanol selama 3x24 jam sehingga menghasilkan 41,4 gram (2,43%) ekstrak metanol. Ekstrak metanol dipartisi secara bertahap dengan pelarut n-heksana dan etil asetat menghasilkan fraksi n-heksana 4,03 gram (9,73%), etil asetat 16,4 gram (39,6%) dan metanol 26,4 gram (63,7%). Uji fitokimia menunjukan pada ekstrak metanol, fraksi etil asetat, dan fraksi metanol mengandung senyawa golongan alkaloid, fenolik, flavonoid, dan terpenoid sedangkan fraksi n-heksana mengandung senyawa golongan alkaloid. Uji terhadap aktivitas antioksidan dengan metode DPPH diperoleh nilai IC50 berturut-turut 81,999 ppm, 570,599 ppm, 52,298 ppm, 134,288 ppm, sedangkan asam askorbat 0,235 ppm. Fraksi etil asetat memiliki aktivitas antioksidan lebih baik jika dibandingkan dengan ekstrak dan fraksi lainnya.
Kata kunci : Asam mawang (Mangifera pajang), fitokimia, antioksidan, DPPH.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Jurnal Kimia Khatulistiwa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).