SKRINING FITOKIMIA, UJI AKTIVITAS, ANTIOKSIDAN DAN UJI SITOTOKSIK EKSTRAK METANOL PADA AKAR DAN KULIT BATANG SOMA (Ploiarium alternifolium)
Abstract
Soma (Ploiarium alternifolium) merupakan tumbuhan yang banyak dijumpai di daerah rawa Kalimantan, Sumatera Selatan sampai Malaysia dan berpotensi sebagai bahan obat anti kanker. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui potensi soma sebagai bahan obat anti kanker. Penelitian ini telah dilakukan dengan beberapa tahap yakni dengan ekstraksi, skrining fitokimia, uji antioksidan dengan metode DPPH dan kandungan total fenol, serta uji sitotoksik dengan metode BSLT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skrining fitokimia dari akar mengandung senyawa golongan alkaloid, flavonoid, polifenol dan saponin. Kulit batang mengandung senyawa golongan alkaloid, flavonoid, polifenol dan triterpenoid. Kandungan total fenol dari ekstrak kulit batang dan akar masing-masing sebesar 2,15 µg TAE/mg, dan 1,99 µg TAE/mg. Aktivitas antioksidan pada ekstrak kulit batang dan akar masing-masing sebesar 243,524 ppm dan 300,576 ppm, sedangkan vitamin C sebesar 5,372 ppm. Uji sitotoksik pada ekstrak kulit batang dan akar masing-masing sebesar 489,465 µg/ml dan 523,464 µg/ml. Berdasarkan hasil penelitian maka kulit batang dan akar soma berpotensi sebagai bahan obat anti kanker.
Kata kunci: Ploiarium alternifolium, Theaceae, antioksidan, total fenol, sitotoksik, fitokimia
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).