SINTESIS DAN KARAKTERISASI SILIKA GEL DARI LIMBAH KACA TERMODIFIKASI ASAM STEARAT
Abstract
Sintesis silika gel telah dilakukan dari limbah kaca dengan menggunakan metode sol gel melalui pembentukan natrium silikat. Silika gel sintetik dimodifikasi dengan asam stearat (perbandingan 20:1 (b/b)) dalam 50 mL toluena berdasarkan reaksi esterifikasi selama 3 jam dengan 0,05 mL asam sulfat pekat sebagai katalis. Variabel yang dikaji pada penelitian ini adalah suhu reaksi modifikasi pada 60 °C, 70 °C dan 80 °C. Hasil analisis dengan menggunakan XRD dan XRF menunjukkan bahwa silika gel sintetik bersifat amorf dengan kandungan utama berupa senyawa SiO2 sebesar 74,98%. Silika gel sintetik juga memiliki kadar loss of ignition sebesar 21,24% dengan beberapa logam oksida pengotor seperti Al2O3, Fe2O3, CaO, MgO, Na2O dan K2O. Hasil analisis dengan spektrofotometer IR menunjukkan silika gel sintetik memiliki pita serapan pada bilangan gelombang 3464,15 cm-1, 1635,64 cm-1, 1095,57 cm-1, 964,41 cm-1, 794,67 cm-1 dan 462,92 cm-1 yang merupakan pita serapan khas silika gel. Proses optimum modifikasi silika gel terjadi pada suhu reaksi 60 °C yang ditandai dengan berkurangnya intensitas pita serapan "“OH pada bilangan gelombang 1635,64 cm-1 dan munculnya pita serapan baru "“CH pada bilangan gelombang 2924,09 cm-1 dan 2854,65 cm-1.
Kata kunci: asam stearat, esterifikasi, limbah kaca, silika gel
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).