Analisis Kadar Protein Pada Abon Ikan dengan Menggunakan Metode Kjeldahl
Abstract
Protein hewani yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia adalah ikan. Ikan dapat langsung diolah atau diawetkan untuk memperpanjang masa simpannya. Ikan dapat diawetkan dengan cara dikeringkan, diasamkan, atau dijadikan produk. Salah satu produk olahan ikan yang terkenal di kalangan masyarakat umum adalah abon, yang diolah dengan cara disangrai atau direbus dan dikasih bumbu-bumbu Selain berfungsi sebagai zat pembangun dan pengatur tubuh protein juga dapat digunakan sebagai bahan bakar dalam situasi lemak dan karbohidrat tidak dapat memenuhi kebutuhan energi. Adapun metode yang digunakan adalah metode kjeldahl dalam uji protein dengan SNI 01-2891-1992 pada penelitian ini dihasilkan kadar protein pada sampel asin dengan massa 1,9958gr menghasilkan kadar sebesar 28,5% sedangkan pada sampel manis dengan massa 2,1235gr menghasilkan kadar protein sebesar 29,6,6%. Hasil ini menujukan bahwa protein lebih banyak terdapat pada abon manis. Jadi, dalam 1 gram abon asin terhitung 14,27% protein, sedangkan dalam 1 gram abon manis terhitung 14,62%. Kadar protein dalam abon ikan menurut SNI 01-2891-1992 maksimal 15% b/b.karena Berdasarkan baku mutu SNI 01-2891-1992 bahwa olahan ikan (abon) maksimal 15%. Hasil analisis sampel abon pada studi kasus ini memenuhi baku mutu kadar protein SNI 01-2891-1992.
References
H. Huthaimah, Y. Yusriana, and M. Martunis. 2017. R. Aliyah, I. Gumular, and I . Maulina. 2015. Startegi Pengembangan Usaha Pengolahan Abon Ikan ) Studi Kasus Rumah Abon Di Kota Bandung) Bussiness Development Startegis Of Processing Fish Floss ( Case Study Of Rumah Abon In Bandung). J. Perikanan Kelaut., Vol. 2, no. 1, pp. 78-84.
Y. F. Puspitasari. 2009. Cara Pemindangan dan Kadar Protein Ikan Tongkol (Auxis Thazard) di Kabupaten Rembang. P. 2.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Kimia Khatulistiwa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).