ANALISIS BESI (Fe) YANG TERKANDUNG DALAM LARUTAN BENFIELD MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETER UV-VIS
Abstract
Korosi adalah salah satu masalah penting yang dihadapi oleh kelompok industri maju. Beberapa peralatan yang sering terjadi korosi yaitu peralatan penampung absorber dan stripper yang digunakan untuk pemisahan gas CO2. Gas CO2 merupakan salah satu gas pengotor (impurities) yang mana keberadaannya didalam gas bumi dapat mempengaruhi nilai gas methane (CH4) sehingga akan menurunkan nilai pembakaran suatu bahan bakar gas, oleh karena itu gas harus terlebih dahulu dimurnikan dari keberadaan CO2. Proses absorpsi merupakan salah satu proses yang dapat menghilangkan kandungan CO2 dalam gas alam. Larutan benfield merupakan suatu bentuk sistem yang berupa larutan yang digunakan untuk menyerap dan memisahkan gas-gas impurities seperti gas H2S dan gas CO2. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan besi didalam larutan benfield. Salah satu alat yang digunakan untuk mengecek kandungan besi yaitu Spektrofotometer sinar tampak (UV-Vis). Dari hasil analisis kandungan besi didalam larutan benfield, dapat disimpulkan bahwa kandungan besi (Fe) yang dihasilkan, yaitu pada 202-E (15,17 ppm), 1102- E (44,70 ppm) dan untuk SL (37,77 ppm). Hal ini menunjukkan bahwa tidak terjadinya korosi pada peralatan tersebut dimana tidak melebihi nilai standar yang telah ditetapkan, yaitu 50 ppm. Sehingga vanadium yang terkandung didalam larutan benfield sebagai pelapis anti korosi berkerja dengan baik.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Kimia Khatulistiwa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).