AKTIVITAS INHIBISI α-AMILASE EKSTRAK DAN FRAKSI DAUN GAHARU BUAYA (Aetoxylon Sympetalum) SECARA IN-VITRO

Authors

  • Julianti Nufus Nufus Nufus Universitas Tanjungpura

Abstract

Diabetes melitus adalah penyakit metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa
darah, yang dapat menyebabkan komplikasi seperti kebutaan, penyakit jantung, dan amputasi.
Tanaman gaharu (Aetoxylon sympetalum) diketahui memiliki potensi sebagai agen anti diabetes
karena mengandung senyawa fitokimia utama seperti flavonoid, fenolik, alkaloid, saponin,
steroid, dan terpenoid. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas inhibisi α-amilase
ekstrak dan fraksi daun gaharu buaya secara in vitro melalui penghambatan enzim α-amilase.
Penentuan aktivitas inhibisi α-amilase menggunakan parameter IC50 yang bertujuan untuk
menentukan konsentrasi sampel yang dapat menghambat aktivitas inhibisi α-amilase sebesar
50%. Hasil pengujian fitokimia sampel baik ekstrak maupun fraksi daun gaharu buaya
mengandung senyawa flavonoid dan fenolik yang dapat menghambat aktivitas enzim α-amilase
dengan nilai IC50 yaitu ekstrak metanol sebesar 1326 ppm, fraksi n-heksan 1345 ppm, fraksi
metanol 1356 ppm dan fraksi etil asetat 1507 ppm. Nilai IC50 yang didapat pada masing-masing
sampel tergolong kategori sangat lemah.

Author Biography

Julianti Nufus Nufus Nufus, Universitas Tanjungpura

Fakultas MIPA universitas Tanjungpura pontianak

References

Diabetes melitus adalah penyakit metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa

darah, yang dapat menyebabkan komplikasi seperti kebutaan, penyakit jantung, dan amputasi.

Tanaman gaharu (Aetoxylon sympetalum) diketahui memiliki potensi sebagai agen anti diabetes

karena mengandung senyawa fitokimia utama seperti flavonoid, fenolik, alkaloid, saponin,

steroid, dan terpenoid. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas inhibisi α-amilase

ekstrak dan fraksi daun gaharu buaya secara in vitro melalui penghambatan enzim α-amilase.

Penentuan aktivitas inhibisi α-amilase menggunakan parameter IC50 yang bertujuan untuk

menentukan konsentrasi sampel yang dapat menghambat aktivitas inhibisi α-amilase sebesar

%. Hasil pengujian fitokimia sampel baik ekstrak maupun fraksi daun gaharu buaya

mengandung senyawa flavonoid dan fenolik yang dapat menghambat aktivitas enzim α-amilase

dengan nilai IC50 yaitu ekstrak metanol sebesar 1326 ppm, fraksi n-heksan 1345 ppm, fraksi

metanol 1356 ppm dan fraksi etil asetat 1507 ppm. Nilai IC50 yang didapat pada masing-masing

sampel tergolong kategori sangat lemah.

Downloads

Additional Files

Published

2026-04-06