OPTIMASI UKURAN PARTIKEL, MASSA DAN WAKTU KONTAK KARBON AKTIF BERDASARKAN EFEKTIVITAS ADSORPSI β-KAROTEN PADA CPO
Abstract
Telah dilakukan adsorpsi β-karoten pada CPO oleh karbon aktif dari cangkang kelapa sawit. β-karoten merupakan senyawa golongan karotenoid yang banyak terdapat didalam CPO. Namun, pada pengolahan CPO menjadi minyak goreng, β-karoten seringkali dibuang. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan ukuran partikel, massa, dan waktu kontak optimum berdasarkan efektivitas karbon aktif terhadap adsorpsi β-karoten. Penelitian dimulai dari proses karbonisasi pada suhu 500oC selama 3 jam dan dilanjutkan dengan aktivasi selama 4 jam dengan menggunakan larutan NaOH 2%. Karakterisasi melalui GSA menunjukkan peningkatan luas permukaan adsorben dari 38,350 m2/g menjadi 304,163 m2/g. Proses adsorpsi dilakukan dengan cara mengontakkan karbon aktif dengan CPO menggunakan variasi ukuran partikel, massa dan waktu kontak untuk mengetahui kondisi optimum dalam proses adsorpsi yang dilakukan terhadap karbon aktif ukuran 50, 100, dan 140 mesh. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan, karbon aktif dari cangkang sawit yang optimum adalah dengan ukuran partikel 100 mesh. Massa optimum yang didapatkan adalah 1,0 g pada waktu kontak 0,5 jam dengan efektivitas sebesar 72,53%.
Kata kunci : β-karoten, adsorpsi, cangkang sawit, karbon aktif
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).