BIOAKTIVITAS EKSTRAK BATANG KECOMBRANG (Etlingera elatior (Jack) R.M.Sm.) TERHADAP RAYAP Coptotermes curvignathus. sp
Abstract
Kecombrang (Etlingera elatior (Jack) R.M.Sm.) adalah salah satu tanaman dari famili Zingiberaceae dan merupakan tanaman herba yang digunakan masyarakat sebagai pemberi aroma makanan, dan beberapa penelitian sebelumnya telah mengaplikasikan tanaman kecombrang sebagai anti bakteri dan anti nyamuk. Dalam penelitian ini dilakukan uji potensi biotermitisida dari ekstrak batang kecombrang (E. elatior (Jack) R.M.Sm.) terhadap rayap jenis Coptotermes curvignathus. sp. Penelitian dilakukan dengan cara fraksinasi secara bertingkat menggunakan pelarut etanol, n-heksan dan kloroform, dimana masing-masing fraksi dibuat dalam konsentrasi 0% (kontrol negatif), 2%, 4%, 6%, 8%, 10% dan kontrol positif (fipronil) yang dilakukan selama 7 hari dengan pengulangan sebanyak 3 kali. Tiap kelompok perlakuan berjumlah 50 ekor rayap jenis C. curvignathus.sp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan ekstrak batang kecombrang sebesar 2,15%, terdiri dari 1,06% fraksi etanol; 0,45% fraksi n-heksan dan 0,20% fraksi kloroform. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi kloroform memiliki toksisitas yang tinggi karena dengan konsentrasi minimum 4% mampu mematikan rayap uji 100% pada hari ke-6. Berdasarkan hasil skrining fitokimia, fraksi kloroform mengandung golongan senyawa steroid, alkaloid dan flavonoid yang memiliki bioaktivitas tinggi terhadap rayap. Hal ini membuktikan bahwa ekstrak batang kecombrang (E. elatior (Jack) R.M.Sm.) memiliki sifat biotermitisida terhadap rayap C. curvignathus. sp.
Kata kunci: biotermitisida, kecombrang (Etlingera elatior (Jack) R.M.Sm.), rayap Coptotermes curvignathus. sp
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).