Persepsi Masyarakat Terhadap Keberadaan Objek Wisata Bukit Sepadang di Desa Cipta Karya Kecamatan Sungai Betung Kabupaten Bengkayang

Authors

  • Muhamad Audry Shafiz, R.B.H.P Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura
  • Ganjar Oki Widhanarto Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura
  • Sarma Siahaan Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura

Abstract

Tourism is a strategic sector that contributes to improving community welfare and strengthening regional economies. However, at the local level, limited studies have examined how communities perceive the existence of emerging rural tourist destinations, particularly in Bengkayang Regency. Bukit Sepadang, located in Cipta Karya Village, is one of the rapidly growing attractions, yet there has been no scientific study analyzing local community perceptions of its social, economic, and cultural impacts. This research gap serves as the basis for conducting a study on community perceptions toward the Bukit Sepadang tourist attraction. This study aims to analyze the level of community perception regarding the existence of Bukit Sepadang in Cipta Karya Village, Sungai Betung Sub-District, Bengkayang Regency. The research employed a descriptive quantitative method with a survey technique. A total of 81 respondents were selected using the Slovin formula. Data were collected through questionnaires and analyzed descriptively using frequency tables and percentages. The results show that community perception of Bukit Sepadang is highly positive, with 98.8% of respondents expressing positive perceptions and 1.2% being neutral. The neutral responses were mainly from residents who live farther from the main tourist area or have not directly benefited from tourism-related economic activities. Overall, the findings indicate that the community strongly supports the existence of Bukit Sepadang, as it generates economic opportunities, creates employment, stimulates small businesses, and promotes local cultural preservation. Keywords: Bengkayang, Bukit Sepadang, Community Perception, Tourism, Tourist Attraction. Abstrak Pariwisata merupakan sektor strategis yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ekonomi daerah. Namun, di tingkat lokal, belum banyak penelitian yang menelaah bagaimana masyarakat memandang keberadaan objek wisata yang tumbuh di wilayah pedesaan, khususnya di Kabupaten Bengkayang. Bukit Sepadang di Desa Cipta Karya merupakan salah satu destinasi wisata baru yang berkembang pesat, tetapi belum diketahui secara ilmiah bagaimana persepsi masyarakat terhadap dampak sosial, ekonomi, dan budaya yang ditimbulkan. Kondisi ini menjadi dasar perlunya penelitian mengenai persepsi masyarakat terhadap keberadaan objek wisata tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat persepsi masyarakat terhadap keberadaan objek wisata Bukit Sepadang di Desa Cipta Karya, Kecamatan Sungai Betung, Kabupaten Bengkayang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik survei. Jumlah responden sebanyak 81 orang yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara deskriptif menggunakan tabel frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap keberadaan objek wisata Bukit Sepadang berada pada kategori sangat positif, dengan 98,8% responden memberikan tanggapan positif dan 1,2% bersikap netral. Sikap netral ini muncul karena sebagian kecil masyarakat belum merasakan langsung manfaat ekonomi maupun sosial dari kegiatan wisata, seperti mereka yang tinggal lebih jauh dari pusat kegiatan wisata atau belum terlibat dalam aktivitas ekonomi pariwisata. Secara keseluruhan, masyarakat menerima keberadaan Bukit Sepadang karena memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan, peluang usaha, lapangan kerja, serta pelestarian budaya lokal. Kata kunci: Bengkayang, Bukit Sepadang, Objek Wisata, Pariwisata, Persepsi Masyarakat.

Downloads

Published

2025-08-05