Analisis Perubahan Tutupan Lahan Menggunakan Goggle Earth Engine Di Hutan Lindung Gunung Serindung Kabupaten Sambas Tahun 2016, 2020, Dan 2024
Abstract
Land cover change plays an important role in understanding landscape dynamics, particularly within protected forest areas. This study aims to analyze the spatial distribution and extent of land cover changes in the Gunung Serindung Protected Forest, Sambas Regency, for the years 2016, 2020, and 2024. The research employed a survey method combined with digital analysis using the Google Earth Engine platform and a supervised classification approach based on the Random Forest algorithm.the findings revealed significant land cover changes between 2016 and 2020, including an increase in secondary dryland forest cover by +73.3 ha (+17.2%), a decrease in shrubland by –44.2 ha (–10.3%), and a slight increase in oil palm plantation by +0.6 ha (+0.1%). Between 2020 and 2024, shrubland increased by +23.1 ha (+5.4%), while secondary dryland forest decreased by –32.3 ha (–7.6%). Furthermore, plantation areas expanded by +11 ha (+2.6%), and mixed dryland agriculture increased by +3.1 ha (+0.7%). Keywords: Google Earth Engine, Land Cover Change, Protected forest. Abstrak Perubahan tutupan lahan penting dalam memahami dinamika tutupan lahan, khususnya di hutan lindung. Penelitian bertujuan untuk menganalisis sebaran spasial dan luas perubahan tutupan lahan di hutan lindung Gunung Serindung Kabupaten Sambas Tahun 2016, 2020, dan 2024. Metode penelitian yaitu metode survey dengan teknik analisis digital diolah melalui platform Google Earth Engine menggunakan klasifikasi terbimbing dengan algoritma Random Forest. Hasil penelitian menunjukan perubahan signifikan pada tahun 2016-2020 adalah penambahan tutupan lahan hutan lahan kering sekunder seluas +73,3 ha (+17,2%), pengurangan signifikan terjadi pada tutupan lahan semak belukar seluas – 44,2 ha (-10,3%), dan penambahan tutupan lahan perkebunan kelapa sawit seluas 0,6 ha (0,1%), periode tahun 2020-2024 peningkatan signifikan tutupan lahan semak belukar seluas +23,1 ha (+5,4%), dan hutan lahan kering sekunder menurun signifikan seluas -32,3 ha (-7,6%). Penambahan luas pada tutupan lahan perkebunan seluas +11 ha (+2,6%) dan terjadi penambahan tutupan lahan yaitu pertanian lahan kering campur seluas 3,1 ha (0,7%). Kata kunci: Google Earth Engine, Perubahan Tutupan Lahan, Hutan Lindung.Downloads
Published
2025-11-11
Issue
Section
Articles