Persepsi Masyarakat Terhadap Pengembangan Objek Wisata Alam Bukti Talogah Kecamatan Noyan Kabupaten Sanggau
Abstract
The development of Talogah Hill nature tourism is closely related to the preservation of cultural development values, by utilizing all the potential of the beauty and natural wealth can have an impact on the community. The purpose of the study is to describe the public perception of the Development of Talogah Hill Nature Tourism located in Noyan District, Sanggau Regency and to analyze the relationship between the level of knowledge and income level. The research method is a survey, the sampling technique uses purposive sampling from the Slovin formula, quantitative descriptive and inferential data analysis. The results of the analysis of public perception data on the development of Talogah Hill nature tourism objects are 15 respondents 20.83% have a positive perception level, 42 respondents 58.33% have a neutral perception level, and 15 respondents 20.83% have a negative perception level. There is a significant relationship between perception and level of knowledge and there is an insignificant relationship between perception and income level. It is hoped that the local community will continue to support and participate in the development process and maintain the potentials that exist in the Talogah Hill nature tourism area. Keywords: Talogah Hill, Income, Knowledge, Perception. Abstrak Pengembangan wisata alam Bukit Talogah berkaitan erat dengan pelestarian nilai-nilai pengembangan budaya, dengan memanfaatkan seluruh potensi keindah dan kekayaaan alam dapat memberikan dampak bagi masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah sebagai mendeskripsikan persepsi masyarakat terhadap Pengembangan wisata Alam Bukit Talogah yang terletak di Kecamatan Noyan Kabupaten Sanggau dan menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan dan tingkat pendapatan. Metode penelitian yang digunakan yaitu survei, teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dari rumus Slovin, analisis data deskriptif kuantitatif dan inferensial. Hasil penelitian yang didapat yaitu persepsi masyarakat terhadap pengembangan objek wisata alam Bukit Talogah yaitu 15 responden 20,83% memiliki tingkat persepsi positif, 42 responden 58,33% memiliki tingkat persepsi netral, dan 15 responden 20,83% memiliki tingkat persepsi negatif. Terdapat hubungan signifikan antara persepsi dengan tingkat pengetahuan dan terdapat hubungan tidak signifikan antara persepsi dengan tingkat pendapatan. Diharapkan masyarakat setempat tetap mendukung dan ikut serta dalam proses pengembangan dan tetap mempertahankan potensi-potensi yang ada pada kawasan wisata alam Bukit Talogah. Kata kunci: Bukit Talogah, Pendapatan, Pengetahuan, Persepsi.Downloads
Published
2025-11-03
Issue
Section
Articles