Arsitektur Pohon Pada Jalur Hijau Di Ruang Terbuka Hijau Kecamatan Pontianak Selatan

Authors

  • firman rezeki Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura
  • siti masitoh kartikawati Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura
  • siti latifah Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura

Abstract

The selection of appropriate vegetation is a key factor in the development and management of Green Open Spaces (GOS). This study aims to identify and evaluate the tree architecture types that compose the green corridors in South Pontianak District, Pontianak City, West Kalimantan. The research employed a survey method through direct field observations conducted along three secondary arterial roads: Gajah Mada Street, Gusti Sulung Lelanang Street, and Sultan Syahrir Abdurahman Street. The collected data included tree species, diameter, height, and architectural characteristics. The results indicate the presence of nine tree species belonging to eight families, namely Pterocarpus indicus, Mimusops elengi, Samanea saman, Swietenia mahagoni, Pometia pinnata, Eucalyptus deglupta, Polyalthia longifolia, Tecoma sp., and Terminalia mantaly. Seven types of tree architecture were identified: Troll, Aubreville, Roux, Koriba, Rauh, Scarrone, and Attim. The architectural models considered most suitable for supporting ecological functions, shading, and aesthetics in GOS include the Attim, Corner, Troll, Leuwenberg, and Aubreville models. These findings are expected to contribute as a reference for vegetation planning and management in urban green open spaces. Keywords: tree architecture, green corridor, South Pontianak. Abstrak Pemilihan jenis vegetasi yang tepat menjadi salah satu faktor kunci dalam pengembangan dan pengelolaan RTH. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi arsitektur pohon yang menyusun Ruang Terbuka Hijau (RTH) jalur hijau di Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan pengambilan data secara langsung di lapangan pada tiga jalan arteri sekunder, yaitu Jalan Gajah Mada, Jalan Gusti Sulung Lelanang, dan Jalan Sultan Syahrir Abdurahman. Data yang dikumpulkan meliputi jenis pohon, diameter, tinggi, serta karakteristik arsitektur pohon. Hasil penelitian menunjukkan terdapat sembilan jenis pohon dari delapan famili, yaitu Pterocarpus indicus, Mimusops elengi, Samanea saman, Swietenia mahagoni, Pometia pinnata, Eucalyptus deglupta, Polyalthia longifolia, Tecoma sp., dan Terminalia mantaly. Arsitektur pohon yang ditemukan ada tujuh tipe, yaitu Troll, Aubreville, Roux, Koriba, Rauh, Scarrone, dan Attim. Model arsitektur yang paling sesuai dengan fungsi ekologis, peneduh, dan estetika RTH adalah model Attim, Corner, Troll, Leuwenberg, dan Aubreville. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan dan pengelolaan vegetasi pada ruang terbuka hijau di wilayah perkotaan. Kata kunci: arsitektur pohon, jalur hijau, Pontianak Selatan.

Downloads

Published

2025-11-12