Keanekaragaman Jenis Burung Diurnal Di Kawasan Hutan Desa Pematang Gadung Kecamatan Matan Hilir Selatan Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat
Abstract
Forests are one of the natural resources that must be managed and utilized optimally to ensure optimal and sustainable functioning. Birds are among the vertebrates, warm-blooded, reproduce through eggs, their bodies are covered with feathers and have various adaptations for flight. This study aims to determine the diversity of diurnal bird species in the Pematang Gadung Village Forest area, Matan Hilir Selatan District, Ketapang Regency, West Kalimantan. The method used in this study is the path method (transect) combined with the point count method. The diversity of diurnal bird species in the research location, namely in the Secondary Forest habitat, the Burned Habitat and the Settlement habitat, 90 diurnal bird species were found consisting of 45 families. The highest bird dominance was found in the Settlement habitat with a morning value of C = 0.1989, afternoon C = 0.2425 and the highest daytime was found in the Burned Habitat with a value of C = 0.2106. Meanwhile, the highest diversity index was found in the morning, afternoon, and evening in the Secondary Forest habitat: morning = 1.5936, afternoon = 1.6270, and afternoon = 1.4967. The highest species richness index value was found in the Secondary Forest habitat, with d values in the morning = 24.2931, d values in the afternoon = 25.0120, and d values in the afternoon = 18.0394. Keywords: Gadung Village Forest Area, Birds Abstrak Hutan merupakan salah satu kekayaan alam yang harus dikelola dan dimanfaatkan semaksimal mungkin agar tetap berfungsi secara optimal dan berkelanjutan. Burung adalah salah satu diantara hewan bertulang belakang, berdarah panas, berkembang biak melalui telur, tubuhnya ditutupi bulu dan memiliki bermacam-macam adaptasi untuk terbang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaaman jenis burung diurnal dikawasan Hutan Desa Pematang Gadung Kecamatan Matan Hilir Selatan Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode jalur (Transek) yang di kombinasikan dengan metode titik hitung. Keanekaragaman jenis burung diurnal di lokasi penelitian yaitu pada habitat Hutan Sekunder, habitat Bekas Terbakar dan habitat Pemukiman di jumpai 90 jenis burung diurnal yang terdiri dari 45 famili. Dominansi burung tertinggi terdapat di habitat Pemukiman dengan nilai waktu pagi C = 0,1989, C sore = 0,2425 dan waktu siang yang tertinggi terdapat pada habitat Bekas Terbakar dengan nilai C = 0,2106. Sedangkan, Indeks keanekaragaman tertinggi pada waktu pagi, siang dan sore di habitat Hutan Sekunder, waktu pagi = 1,5936, siang = 1,6270 dan sore = 1,4967. Nilai indeks kekayaan jenis jenis tertinggi terdapat pada habitat Hutan Sekunder dengan nilai d pagi = 24,2931, d siang = 25,0120 dan d sore = 18,0394. Kata kunci: Kawasan Hutan Desa Gadung, BurungDownloads
Published
2025-11-06
Issue
Section
Articles