Identifikasi Jenis Anggrek (Orchidaceae) Pada Kawasan Hutan Adat Bukit Samabue Desa Sepahat Kecamatan Menjalin Kabupaten Landak
Abstract
Samabue Hill Traditional Forest Area often has important values for local communities, both culturally and ecologically, and is often a conservation of various plant and animal species. In Samabue Hill Traditional Forest Area, the diversity of orchids in this area has not been clearly recorded by the local community, so it has an interest in identifying orchid species. The purpose of this study was to obtain orchid species (Orchidaceae), while the benefits of this study are expected to provide information to readers or the local community. This study used a plot method with data collection techniques in the field using a single plot measuring 20 m x 20 m. Determination of placement using the purposive sampling method in 4 types of habitats, namely the Riam Samabue Area (3 Plots), Samabue Hilltop (3 plots), Community plantations (3 plots) and former mining (3 plots), so that the total observation was 12 plots. The number of Orchidaceae found was 4 types of epiphytic orchids Orchidaceae namely Dendrobium crumenatum, Cymbidium alofolium, Bryobium hyacinthoides, Bulbophyllum sp 2. The most commonly found orchid was Dendrobium crumenatum with a total of 43 individuals. The large number of Dendrobium crumenatum individuals found at the research location was due to their distribution pattern which was grouped on a tree. Rubber trees in the community garden habitat dominated the number of orchids in this study, with a total of 19 Dendrobium crumenatum orchids. The total number of orchids found in the 4 types of research habitats was 74 individuals, from the 4 types of orchids found. Keywords: Orchids, Customary forests, Type identification, Orchidaceae Abstrak Kawasan Hutan Adat Bukit Samabue sering kali memiliki nilai penting bagi masyarakat setempat, baik secara budaya maupun ekologis, dan sering menjadi konservasi berbagai spesies tumbuhan dan hewan. Pada Kawasan Hutan Adat Bukit Samabue keanekaragaman anggrek pada kawasan ini belum terekap dengan jelas oleh pihak setempat sehingga mempunyai daya ketertarikan untuk mengidentifikasi jenis spesies anggrek. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan jenis anggrek (Orchidaceae), sedangkan untuk manfaat penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada pembaca ataupun masyarakat setempat. Penelitian ini menggunakan metode petak dengan teknik pengumpulan data di lapangan menggunakan petak tunggal yang berukuran 20 m x 20 m. Penentuan peletakkan menggunakan metode purposive sampling pada 4 tipe habitat yaitu Kawasan Riam Samabue (3 Plot), Puncak Bukit Samabue (3 plot), Perkebunan masyarakat (3 plot) dan bekas pertambangan (3 plot), sehingga total pengamatan sebanyak 12 plot. Jumlah Orchidaceae ditemukan sebanyak 4 jenis anggrek epifit Orchidaceae yakni Dendrobium crumenatum, Cymbidium alofolium, Bryobium hyacinthoides, Bulbophyllum sp 2. Anggrek yang paling banyak ditemukan adalah Dendrobium crumenatum dengan jumlah 43 individu. Banyaknya jumlah individu Dendrobium crumenatum yang dijumpai dilokasi penelitian dikarenakan pola sebarannya yang mengelompok pada sebuah pohon. Pohon karet pada habitat kebun masyarakat yang mendominasi jumlah anggrek pada penelitian ini, dengan total 19 anggrek Dendrobium crumenatum. Total penemuan anggrek pada 4 tipe habitat penelitian yakni berjumlah 74 total indvidu, dari 4 jenis anggrek yang ditemukan. Kata Kunci: Anggrek, Hutan adat, Identifikasi jenis, Orchidaceae.Downloads
Published
2025-11-15
Issue
Section
Articles