Potensi Budidaya Hasil Hutan Bukan Kayu (Hhbk) Lebah Madu Kelulut (Trigona Spp). Di Desa Rawak Hulu Kecamatan Sekadau Hulu Kabupaten Sekadau

Authors

  • Dicky Januardi Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura
  • Farah Diba Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura
  • Dina Setyawati Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura

Abstract

The Trigona honey bee is a honey-producing species belonging to the Meliponidae family, Genus Trigona, which does not have a small stinger and is an important pollinator in plant pollination. The Trigona honey bee is a non-timber forest product (NTFP) commodity that has many benefits. The purpose of the study was to examine the potential for the cultivation of Trigona honey bees (kelulut). which is located in Rawak Hulu Village, Sekadau Hulu District, Sekadau Regency. Describe the technicalities of cultivating kelulut honey bees in Rawak Hulu Village, Sekadau Hulu District, Sekadau Regency. This research was carried out using a survey method with a roaming technique, namely looking for points where the type of Trigona bee made a nest at the research location with the help of the community who knew the existence of the kelulut honey bee and people who used to enter the forest. This study shows that Rawak Hulu Village has the potential to develop kelulut honey bee cultivation seen from various supporting aspects, namely, obtained 5 types of kelulut honey bees namely Heterotrigona itama Cockerell, Geniotrigona thoracica, Tetragonula carbonaria, Tetragonula testaceitarisis and Tetragonula leaviceps Smith. Types of plant sources of food for honey bee kelulut as many as 15 types, consisting of bungur, rambutan, coconut, durian, mangosteen, mango, longan, harendong, rubber, jackfruit, oil palm, cocoa, papaya, guava and pineapple. Food source plants have different flowering periods but are available throughout the year, the number of colonies of kelulut honey bees are still found in the forest.

 

Keywords: Trigona, Honey, Sekadau.

Abstrak

Lebah madu kelulut merupakan salah satu spesies penghasil madu anggota famili Meliponidae Genus Trigona tidak memiliki sengat berukuran kecil dan merupakan salah satu pollinator penting dalam penyerbukan tanaman. Lebah madu kelulut merupakan salah satu komoditi dari hasil hutan bukan kayu (HHBK) yang memiliki banyak manfaat. Tujuan penelitian mengkaji potensi budidaya lebah madu kelulut (Trigona spp). yang berada di Desa Rawak Hulu Kecamatan Sekadau Hulu Kabupaten Sekadau. Mendeskripsikan teknis dalam membudidaya lebah madu kelulut yang berada di Desa Rawak Hulu Kecamatan Sekadau Hulu Kabupaten Sekadau. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan metode survei dengan teknik jelajah yaitu mencari titik-titik ditemukannya jenis lebah kelulut membuat sarang pada lokasi penelitian dengan bantuan masyarakat yang mengetahui keberadaan lebah madu kelulut dan orang yang biasa masuk ke hutan. Penelitian ini menunjukan bahwa Desa Rawak Hulu berpotensi untuk dikembangkan budidaya lebah madu kelulut dilihat dari berbagai aspek pendukung yaitu, diperoleh 5 jenis lebah madu kelulut yaitu Heterotrigona itama Cockerell, Geniotrigona thoracica, Tetragonula carbonaria, Tetragonula testaceitarisis dan Tetragonula leaviceps Smith. Jenis tanaman sumber pakan lebah madu kelulut sebanyak 15 jenis, yang terdiri atas bungur, rambutan, kelapa, durian, manggis, mangga, kelengkeng, harendong, karet, nangka, kelapa sawit, kakao, pepaya, jambu air dan nenas. Tanaman sumber pakan memiliki masa berbunga yang berbeda-beda akan tetapi teresedia sepanjang tahun, jumlah koloni lebah madu kelulut yang   masih banyak ditemukan yang hidup di hutan.

Kata kunci: Trigona, Madu, Sekadau

Downloads

Published

2022-01-16