Persepsi Masyarakat Kelurahan Alai Terhadap Pengelolaan Kawasan Taman Wisata Alam Baning Kabupaten Sintang

Authors

  • badarudin badarudin Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura
  • Sofyan Zainal Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura
  • Oramahi Oramahi Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura

Abstract

Abstract

Perception is the assessment of individuals and groups on matters relating to events, through human perception constantly in contact with their environment. Assessing the perception of the Alai Village community towards the management of the Baning Sintang Natural Park, analyzing the relationship of each individual factor: age level, knowledge level, cosmopolitan level with the Alai Village community's perception of Baning TWA management. The method used is a descriptive quantitative survey method, sampling is done by purposive sampling (non-random sampling, where the sample is selected based on certain considerations). Observations show that 52 respondents (67.53%) tend to have a high perception of the management of the Baning Sintang TWA area, the high public perception is because the community already knows or understands the benefits and functions of the TWA and feels the benefits of managing the Baning TWA area. There is a negative and insignificant relationship between the age level, the community's perception of the management of the Baning Sintang TWA area and there is a positive and significant relationship between the level of knowledge and cosmopolitan with the community's perception of the management of the Baning Sintang TWA area.

Keywords: Perception, Community, Nature Park.

Abstrak

Persepsi adalah penilaian individu maupun kelompok pada hal yang berkaitan dengan kejadian, melalui persepsi manusia terus-menerus mengadakan hubungan dengan lingkungannya. Mengkaji persepsi masyarakat Kelurahan Alai terhadap pengelolaan Taman Wisata Alam Baning Sintang, menganalisis hubungan dari masing-masing faktor individu: tingkat umur, tingkat pengetahuan, tingkat kosmopolitan dengan persepsi masyarakat Kelurahan Alai terhadap pengelolaan TWA Baning. Metode yang digunakan adalah metode survei yang bersifat deskriptif kuantitatif, pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling (pengambilan contoh secara non random, dimana sampel dipilih berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tertentu). Hasil pengamatan menunjukkan bahwa 52 responden (67,53%) cenderung mempunyai persepsi tinggi terhadap pengelolaan kawasan TWA Baning Sintang, tingginya persepsi masyarakat dikarenakan masyarakat telah mengetahui atau mengerti manfaat dan fungsi TWA serta merasakan manfaat dari pengelolaan kawasan TWA Baning tersebut. Terdapat hubungan yang negatif dan tidak signifikan antara tingkat umur, terhadap persepsi Masyarakat Terhadap Pengelolaan Kawasan TWA Baning Sintang dan terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara tingkat pengetahuan dan kosmopolitan dengan persepsi Masyarakat Terhadap Pengelolaan Kawasan TWA Baning Sintang.

Kata kunci: Persepsi, Masyarakat, Taman Wisata Alam

Downloads

Published

2022-02-04