Keanekaragaman Jenis Kelelawar (Chiroptera) di Hutan Tembawang Desa Setuntung Kecamatan Belitang Kabupaten Sekadau
Abstract
Bats have an important role for has environment, in addition to balancing the environment, the presence of bats also functions in the spread of plant seeds. The purpose of this study is to examine the diversity of bat species (chiroptera) found in Tembawang forest of Setuntung Village, Belitang District, Sekadau Regency. The method used is the method of loose capture using a mist net measuring 14 x 3 m as many as 12 pieces. For the placement of fog nets ( mist net) is done purposively. Based on the research that has been conducted we found 5 types of bats, 2 types of fruit eaters ( Megachiroptera) and 3 types of insectivores (Microchiroptera). The results of the data analysis showed a moderate type diversity index with an index value of (H"™=1,26), evenness index is in the high category with index value (e=0,78), while the dominance index was (C=0,36) which meant that there was no dominant bat type and a similarity type index of (IS=66,67%) which showed similarities in the location of Tembawang forests with oil palm plantations. This shows that in the Tembawang forest is quite supportive of the presence of bats in it.
Keywords: bats, diversity, tembawang forest
Abstrak
Kelelawar memiliki peran yang penting bagi lingkungan, selain sebagai penyeimbang lingkungan, keberadaan kelelawar juga berfungsi dalam penyebaran biji tumbuhan. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji keanekaragaman jenis kelelawar (chiroptera) yang ditemukan di Hutan Tembawang Desa Setuntung Kecamatan Belitang Kabupaten Sekadau. Metode yang digunakan yaitu metode tangkap lepas dengan menggunakan jaring kabut ( mist net ) berukuran 14 x 3 m sebanyak 12 buah. Untuk penempatan jaring kabut (mist net) dilakukan secara purposive. Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan didapatkan sebanyak 5 jenis kelelawar, 2 jenis pemakan buah (Megachiroptera) dan 3 jenis pemakan serangga (Microchiroptera). Hasil analisis data menunjukan indeks keanekaragaman jenis tergolong sedang dengan nilai indeks sebesar (H"™=1,26), indeks kemeratan berada dalam kategori tinggi dengan nilai indeks (e=0,78), sementara indeks dominansi sebesar (C=0,36) yang mengartikan bahwa tidak ditemukan jenis kelelawar yang dominan dan indeks kesamaan jenis sebesar (IS=66,67%) yang menunjukan adanya kesamaan pada lokasi tepi sungai dengan kebun sawit. Hal ini menunjukan bahwa di hutan Tembawang tersebut cukup menunjang keberadaan kelelawar di dalamnya.
Kata kunci: hutan tembawang, keanekaragaman, kelelawar