Persepsi Masyarakat dalam Menjaga Kelestarian Hutan Mangrove di Desa Batu Ampar Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Kubu Raya

Authors

  • Aris Natal Girsang Universitas Tanjungpura
  • Sofyan Zainal Universitas Tanjungpura
  • Muhammad Sofwan Anwari Universitas Tanjungpura

Abstract

Indonesia has a highly potential mangrove ecosystem with various economic and ecological benefits, but it also faces serious threats, especially from unsustainable development and human exploitation of natural resources, which have caused significant damage to mangrove forests in this country. The objectives of this research are: 1) To understand the perceptions of the community in Batu Ampar Village regarding the conservation of mangrove forests in the Batu Ampar District of Kubu Raya Regency. 2) To analyze the relationship between factors such as age, knowledge, cosmopolitanism, and income with the community's perceptions of conserving mangrove forests in Batu Ampar Village, Batu Ampar District, Kubu Raya Regency. The research method used is a descriptive and associative survey method. The sample of respondents taken was 86 households, which is part of the total population of 604 households, with a margin of error of 10%. The research results show that the community in Batu Ampar Village, Batu Ampar District, Kubu Raya Regency, has a moderate level of perception related to the conservation of mangrove forests. The breakdown is as follows: 5.8% have high perception, 87.2% have moderate perception, and 7.0% have low perception. Based on the research results, it can be concluded that there is no significant relationship between age and community perception, there is a significant relationship between knowledge and community perception, there is a significant relationship between cosmopolitanism level and community perception, and there is no significant relationship between income level and the community's perception in Batu Ampar Village, Batu Ampar District, Kubu Raya Regency regarding the conservation of mangrove forests.

Keywords: conservation perception, mangrove ecosystem

 Abstrak

Indonesia memiliki ekosistem mangrove yang sangat potensial dengan berbagai manfaat ekonomi dan ekologis, tetapi juga menghadapi ancaman serius terutama dari pembangunan yang tidak berkelanjutan dan eksploitasi sumber daya alam oleh manusia, yang telah menyebabkan kerusakan signifikan pada hutan mangrove di negara ini. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mengetahui persepsi masyarakat Desa Batu Ampar dalam menjaga kelestarian hutan mangrove di Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Kubu Raya. 2) Menganalisis hubungan antara faktor-faktor seperti umur, pengetahuan, kosmopolitanisme, dan pendapatan dengan persepsi masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan mangrove di Desa Batu Ampar Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Kubu Raya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei yang bersifat deskriptif dan asosiatif. Sampel responden yang diambil sebanyak 86 KK, yang merupakan sebagian dari jumlah populasi sebanyak 604 KK, dengan tingkat kesalahan sebesar 10%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Batu Ampar, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, memiliki tingkat persepsi yang cenderung sedang terkait dengan menjaga kelestarian hutan mangrove. Rinciannya adalah 5,8% memiliki persepsi tinggi, 87,2% memiliki persepsi sedang, dan 7,0% memiliki persepsi rendah. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang nyata/signifikan antara umur dengan persepsi masyarakat, terdapat hubungan yang nyata/signifikan antara pengetahuan dengan persepsi masyarakat, terdapat hubungan yang nyata/signifikan antara tingkat kosmopolitan dengan persepsi masyarakat, dan tidak terdapat hubungan yang nyata/signifikan antara tingkat pendapatan dengan persepsi masyarakat Desa Batu Ampar, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya dalam menjaga kelestarian hutan mangrove.

Kata Kunci: ekosistem mangrove, persepsi konservasi

Downloads

Published

2023-10-11