Persepsi Wisatawan Lokal Terhadap Konservasi EX-SITU Orangutan (Pongo pygmaeus) Taman Margasatwa Ragunan Jakarta Selatan
Keywords:
Orangutan, Perception, Ex-situ conservationAbstract
Abstract
The Bornean Orangutan (Pongo pygmaeus) belongs to the Hominidae family with distribution in Kalimantan (Indonesia), Sabah and Sarawak (Malaysia). The Bornean orangutan is one of 44 endemic Indonesian animals in Kalimantan. Since 2000, The IUCN Red List of Threatened Species has listed the orangutan as critically endangered or critically endangered. Ex-situ conservation is the protection of flora and fauna by imitating the natural habitat of flora and fauna and carried out outside their natural habitat. The study used the method of filling out a questionnaire to 100 respondents who visited the Ragunan Wildlife Park. The results showed that tourists perceptions of ex-situ orangutan conservation knowledge in Ragunan Wildlife Park tended to be low with the results of the questionnaire answers being 32 respondents (32%) positive. The results of the study also showed that the community knowledge factor in this study was included in a category that was not much different from the results obtained from the answers to the research questionnaire, there were (37%) or 37 respondents. On the cosmopolitan factor, the results are not much different where from a total of 100 respondents there are 43 respondents (43%) who have a high cosmopolitan level. Apart from being a means of protecting orangutans, respondents felt the benefits of ex-situ orangutan conservation at the Schmutzer Primate Center, Orangutan House, Central, North and South as a medium to learn about orangutans or as a vacation spot.
Keywords: Orangutan, Perception, Ex-situ conservation
Abstrak
Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus) temasuk kedalam famili Hominidae dengan penyebaran di Kalimantan (Indonesia), Sabah dan Sarawak (Malaysia). Orangutan Kalimantan adalah salah satu dari 44 satwa endemik Indonesia yang ada di Kalimantan. Sejak Tahun 2000, IUCN Red List of Threatened Species telah memasukan orangutan dalam status Critically Endangered atau sangat terancam punah. Konservasi ex-situ adalah perlindungan flora dan fauna dengan meniru habitat alami flora dan fauna dan dilakukan di luar habitat aslinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi wisatawan lokal terhadap konservasi ex-situ orangutan (Pongo pygmaeus) di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan. Penelitian menggunakan metode pengisian kuesioner kepada 100 responden yang berkunjung ke Taman Margasatwa Ragunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi wisatawan terhadap pengetahuan konservasi ex-situ orangutan di Taman Margasatwa Ragunan cenderung rendah dengan hasil jawaban kuesioner menjadi 32 responden (32%) positif. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa faktor pengetahuan masyarakat dalam penelitian ini termasuk dalam kategori yang tidak jauh berbeda dari hasil yang diperoleh dari jawaban kuesioner penelitian terdapat (37%) atau 37 responden. Pada faktor kosmopolitan diperoleh hasil yang tidak jauh berbeda dimana dari total 100 responden terdapat 43 responden (43%) yang memiliki tingkat kosmopolitan tinggi. Selain sebagai sarana perlindungan orangutan, responden merasakan manfaat dari konservasi orangutan Ex-situ di Pusat Primata Schmutzer, Orangutan House, Tengah, Utara dan Selatan seperti sebagai media untuk belajar mengenal orangutan atau sebagai tempat berlibur.
Kata Kunci: Orangutan, Persepsi, Konservasi ex-situ