Etnozoologi Ritual Adat Mistis dan Pengobatan Masyarakat Dayak Pantu Seratus Desa Tebedak Kecamatan Ngabang Kabupaten Landak
Keywords:
Etnozoologi, Dayak Pantu SeratusAbstract
Borneo Island is an area that has always been synonymous with forests and the Dayak tribe, apart from that there are many unique endemic flora and fauna. The life of the people of Borneo still depends on nature, the Dayak Pantu Seratus tribe is one of those who still preserves ancestral culture and customs by using animals as a process of traditional rituals, medicine and also believing that some animals have mystical values. The purpose of this study was to record animal species used by the Dayak Pantu Ratus, the data collection technique used was purposive sampling. Data collection was carried out by way of interviews and direct field surveys, 10 people were selected as respondents based on the categories that had been prepared. The results showed that there were 20 species of animals used by the Dayak Pantu Seratus with the distribution of 3 species of animals used for traditional rituals, 9 species of animals used for treatment and 9 species of animals believed to have mystical values. Of the 20 animal species, 11 are included in the conservation status.
Keywords: Dayak Pantu Seratus, Ethnozoology, Tebedak Village
Abstrak
Pulau Kalimantan merupakan wilayah yang selalu identik dengan hutan dan suku Dayak, selain itu banyak flora dan fauna endemiknya yang khas. Kehidupan masyarakat Kalimantan masih bergantung kepada alam, suku Dayak Pantu Seratus merupakan salah satu yang masih melestarikan budaya dan adat istiadat leluhur dengan menggunakan satwa sebagai proses ritual adat, pengobatan dan juga mempercayai beberapa satwa memiliki nilai mistis. Tujuan penelitian ini untuk mendata jenis-jenis satwa yang dimanfaatkan oleh masyarakat Dayak Pantu Seratus, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Purposive sampling. Pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara dan survey langsung kelapangan, terpilih 10 orang sebagai responden berdasarkan kategori yang sudah dilakukan. Hasil penelitian menunjukan terdapat 20 jenis satwa yang dimanfaatkan oleh masyarakat Dayak Pantu Seratus dengan pembagian 3 jenis satwa digunakan untuk ritual adat, 9 jenis satwa digunakan sebagai pengobatan dan 9 jenis satwa dipercaya memiliki nilai mistis. Dari 20 jenis satwa tersebut terdapat 11 satwa yang masuk kedalam status konservasi.
Kata kunci: Dayak Pantu Seratus, Etnozoologi, Desa Tebedak