Etnozologi Ritual Adat, Mistis Dan Pengobatan Oleh Masyarakat Suku Dayak Taman Desa Sibau Hilir Kecamatan Putussibau Utara Kabupaten Kapuas Hulu

Authors

  • Martelius Baling Universitas Tanjungpura
  • M Dirhamsya Universitas Tanjungpura
  • Siva Devi Azahra Universitas Tanjungpura

Keywords:

Etnozologi, Ritual adat, Mistis, dan Pengobatan

Abstract

Indonesia is a country that has many islands and has biological natural resources that must be maintained, and has various species of tribes that are widespread in various islands, one of which is on the island of Kalimantan which has distinctive characteristics and the dominant ethnic group, namely the Dayak tribe. the Dayak tribe also has diversity in the use of animals which encourages the formation of ways of using animals, this cannot be separated from the people who still maintain ancestral values that have still adhered to them since the time of their ancestors. This study aims to record the species of animals that are used and how they are used for Traditional, Mystical and Medicinal Rituals by the Community. Dayak Park in Sibau Hilir Village, Putussibau Utara District, Kapuas Hulu District. This research aims to record the species of animals used and how they are used for traditional, mystical and healing rituals by the community. Taman Dayak Tribe, Sibau Hilir Village, North Putussibau District, Kapuas Hulu Regency. As well as recording the conservation status of the animals used. The benefits of this research are expected to provide clear information to the Dayak community of Taman Sibau Hilir Village, North Putusibau District, Kapuas Hulu Regency. in-depth survey and interview methods. Interviews are aimed at people who are considered knowledgeable and have extensive knowledge regarding the species of animals used, such as traditional heads, shamans, traditional leaders, and the community. using a Snowball sampling technique, namely determining key respondents to people who are considered to have broad knowledge. And 8 respondents were selected based on the results of the research, there were 18 species of animals used by the Taman and Dayak tribe communities. 3 species of animals are protected based on P.106 of 2018. These animals include deer, hornbills, and ruai birds. These animals are still used by the community for various purposes. By knowing this conservation status, it is hoped that these animals will continue to exist. (CR) is critically endangered, the animal is a hornbill. There is 1 species of animal that is in the Near Threatened (NT) category or almost threatened with extinction, namely the ruai bird. And there is the Least Concern (LC) category or animals that have a low risk, namely 4 species of animals: Pigs, Squirrels, Chicken Deer.

 

Keyword: ethnzologi, of mystical traditional rituals and medicine

Abstrak

Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak pulau dan memiliki sumber daya alam hayati yang harus tetap dijaga, serta memiliki ragam jenis suku yang tersebar luas diberbagai pulau, salah satunya di pulau Kalimantan yang memiliki ciri khas dan suku yang dominan penduduknya yaitu suku Dayak. Penelitian ini bertujuan untuk mendata jenis-jenis hewan yang dimanfaatkan dan cara pemanfaatannya yang digunakan untuk Ritual Adat, Mistis Dan Pengobatan oleh Masyarakat. Suku Dayak Taman Desa Sibau Hilir Kecamatan Putussibau Utara Kabupaten Kapuas Hulu. Serta mendata status konservasi satwa yang dimanfaatkan. manfaat penelitian ini diharapkan dapat memberi informasi yang jelas kepada masyarakat Dayak Taman Desa Sibau Hilir Kecamatan Putusibau Utara kabupaten Kapuas Hulu. metode survei dan wawancara yang mendalam. Wawancara ditujukan kepada orang yang dianggap mengetahui dan memiliki pengetahuan luas mengenai jenis satwa yang dimanfaatkan, seperti kepala adat, dukun, temenggung adat, dan masyarakat, menggunakan teknik dengan Snowball sampling yaitu menetukan responden kunci kepada orang yang dianggap memiliki pengetahuan luas. terdapat 8 orang responden   berdasarkan hasil penelitian ada 18 jenis satwa yang dimanfaatkan oleh masyarakat suku dayak taman   dan ada. 3 jenis satwa yang dilindungi berdasarkan P.106 Tahun 2018. satwa tersebut antara lain Kijang, Burung Enggang, Burung Ruai.Satwa tersebut sampai sekarang masih dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kepentingan, dengan mengtahui status konservasi ini diharapkan keberadan satwa tersebut tetap ada. (CR) terancam kritis,satwa tersebut adalah burung enggang. Terdapat 1 jenis satwa yang kategoriNear Threatened (NT) atau hampir terancam punah yaitu burung ruai.dan ada kategori Least Concern(LC) atau satwa yang memeliki resiko rendah yaitu ada 4 jenis satwa Babi, Tupai, Kijang Ayam, kampung.

 

Kata kunci : etnozologi ritual adat, mistis, dan pengobatan

Downloads

Published

2023-11-04