Etnozoologi Untuk Konsumsi Masyarakat Dayak Bakati Palayo Di Desa Malo Jelayan Kecamatan Teriak Kabupaten Bengkayang
Abstract
Malo Jelayan Village is a mountainous village with many trees and has a fairly large forest. The forest in Malo Jelayan Village is guarded by the community, because its existence is useful for maintaining the stability of the supply of clean water for the community and a hunting ground. The community uses animals for their living needs. The purpose of this study was to record the types and examine how animals are used for consumption. This researcher used a survey and interview method with respondents, and conducted documentation. Determination of respondents was carried out using the Purposive Sampling technique. This study had 14 respondents with an age range of 40-80 years consisting of 10 men and 4 women. Respondents in this study consisted of traditional leaders and chief cooks. The results of this study showed that there were 53 animals used for consumption. The parts used were the whole body, liver, meat, blood, gall, intestines, eggs. The processing method is cooked, grilled, fried, boiled, stir-fried. and the way it is used is eaten.
Keywords: Dayak Bakati Palayo, Ethnozoology, Malo Jelayan.
Abstrak
Desa Malo Jelayan merupakan Desa pergunungan yang banyak ditumbuhi pepohonan dan memiliki hutan yang cukup luas. Hutan di Desa Malo Jelayan dijaga oleh masyarakat, karena keberadaanya bermanfaat untuk menjaga stabilitas suplai air bersih bagi masyarakat dan tempat berburu. Masyarakat memanfaatkan satwa untuk kebutuhan hidup mereka. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mendata jenis dan mengkaji cara pemanfaatan satwa untuk konsumsi. Peneliti ini mengunakan metode survey dan wawancara terhadap responden, serta melakukan dokumentasi. Penentuan responden dilakukan dengan menggunakan teknik Pruposive Sampling. Penelitian ini terdapat responden yang berjumlah 14 orang dengan kisaran umur 40-80 tahun yang terdiri atas 10 orang laki-laki dan 4 orang perempuan. Responden pada penelitian ini terdiri atas kepala adat dan juru kepala masak. Hasil penelitian ini menunjukan terdapat 53 satwa yang dimanfaatkan untuk konsumsi. Bagian yang digunakan yaitu seluruh tubuh, hati, daging, darah, empedu, usus, telur. Cara pengolahan yaitu dimasak, dibakar, digoreng, direbus, ditumis. dan Cara penggunanya yaitu dimakan.
Kata Kunci : Dayak Bakati Palayo, Etnozoologi, Malo Jelayan.