etnozoologi pengobatan ritual adat dan mistis dayak kendawangan desa belaban kecamatan marau kabupaten ketapang
Abstract
The Kendawangan Dayak Tribe community, located in Belaban Village, Marau District, Ketapang Regency, is a Dayak Tribe that still maintains their ancestral culture from generation to generation. One of their cultures is that they still use the animals around them for healing, traditional and mystical rituals. The aims of this research are (1) to collect data on what species of animals are used (2) to examine how the animals are used (3) to record the conservation status of animals for treatment, traditional, ritual, and mystical used by the Kendawangan Dayak community, Belaban Village, Marau District, Ketapang Regency. This research uses a survey method Data collection using interviews determined purposive sampling of respondents. The results show that there are 20 species of animals used by the Kendawangan Dayak community, divided into 3 species, the use of animals is used for traditional and mystical ritual healing, 10 animals are used as medicine, 2 animal species as part of traditional rituals, animal species believed to be mystical. of the 20 animal species, 20 animals are included in conservation status.
Key words: Dayak Kendawangan, Belaban Village, Ethnozoology
Abstrak
Masyarakat Suku Dayak Kendawangan yang terletak di Desa Belaban, Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang, merupakan Suku Dayak yang masih menjaga budaya leluhur secara turun temurun. Salah satu budaya mereka yaitu masih memanfaatan satwa yang ada di sekitarnya, sebagai pengobatan, ritual adat, dan mistis. Tujuan penelitian ini adalah (1) mendata jenis satwa apa saja yang dimanfaatkan (2) mengkaji cara pemanfaatan satwa (3) mendata status konservasi satwa untuk pengobatan ritual adat dan mistis yang dimanfaatkan masyarakat Dayak Kendawangan Desa Belaban Kecamatan Marau Kabupaten Ketapang Penelitian ini menggunakan metode survey, pengambilan data dengan wawancara, penentuan responden purposive sampling. Hasil menunjukan terdapat 20 satwa yang dimanfaatkan oleh masyarakat Dayak Kendawangan, dengan dibagi 3 spesies satwa pemanfaatan satwa digunakan untuk pengobatan, ritual adat, dan mistis, 10 spesies satwa sebagai pengobatan, 2 spesies satwa sebagai ritual adat, satwa dipercaya sebagai mistis dari 20 satwa tersebut terdapat 20 spesies satwa yang termasuk kedalam status konservasi.
Kata kunci: Dayak Kendawangan, Desa Belaban, Etnozoologi