Partisipasi Masyarakat Adat Taman Meragun Terhadap Kegiatan Agroforestri di Desa Meragun Kecamatan Nanga Taman Kabupaten Sekadau
Abstract
Community concern for forest sustainability has decreased over time, so that forest damage cannot be avoided, therefore Agroforestry activities are held to build community awareness. This study aims to explain the level of participation given by the Taman Meragun Indigenous Community to Agroforestry activities in Meragun Village, Nanga Taman District, Sekadau Regency. The sampling method used purposive sampling of the Slovin formula with 94 samples of the Meragun Village community. The level of participation was determined by the Arnstein participation ladder method. The results of the research showed that participation was at a high level of delegation of power with a score of 5,281, where the community had full power in this activity..
Keywords: agroforestry, Arnstein"™s ladder of participation, community participation,
Abstrak
Kepedulian masyarakat terhadap kelestarian hutan seiring waktu berkurang, sehingga kerusakan hutan tidak dapat dihindari, oleh karena itu diadakan kegiatan Agroforestri untuk membangun kesadaran masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tingkatan partisipasi yang diberikan Masyarakat Adat Taman Meragun terhadap kegiatan Agroforestri di Desa Meragun Kecamatan Nanga Taman Kabupaten Sekadau. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan rumus Slovin didapatkan 94 sampel masyarakat Desa Meragun. Tingkat partisipasi ditentukan dengan metode tangga partisipasi Arnstein. Hasil penelitian partisipasi berada pada tingkat yang tinggi pelimpahan kekuasaan dengan skor berjumlah 5.281, yang mana masyarakat memiliki kekuasaan penuh dalam kegiatan ini.
Kata kunci: agroforestri, partisipasi masyarakat, tangga partisipasi arnstein.