ETNOTEKNOLOGI BERBURU OLEH MASYARAKAT DI DESA PENTEK KECAMATAN SADANIANG KABUPATEN MEMPAWAH
Abstract
Diversity of flora and fauna can be found on this island. Many people, especially inland communities, use this natural wealth as a source of protein for daily life. The aim of this research is to examine hunting techniques and tools used as well as record the types of animals that are hunted in Pentek Village, Sadaniang District, Mempawah Regency. This research used a survey method with interview techniques for 14 respondents with questionnaire guidance and snowball sampling techniques. The results of the research show that there are 2 hunting techniques, namely individual and group, namely around 5 to 8 people in one hunting group and 6 types of hunting tools for the people of Pentek village, namely rifles, spears, bacang, patek, machetes and air rifles. The hunting community in Pentek village uses assistance animals in the form of dogs. And two species are vulnerable (Vulnerable), namely sambar deer (Rusa unicolor) and binturung (Arctictis binturong) and there is one species listed in appendix II, namely the long-tailed monkey (Macaca fascicularis)
Keywords: Ethnotechnology, Pentek village, Society
Abstrak
Keanekaragaman flora dan fauna banyak dijumpai di pulau ini. Kekayaan alam ini banyak di manfaatkan oleh masyarakat khususnya masyarakat pedalaman untuk dijadikan sebagai sumber protein untuk kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji teknik berburu dan alat yang digunakan serta mendata jenis satwa yang menjadi buruan di Desa Pentek Kecamatan Sadaniang Kabupaten Mempawah. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan teknik wawancara terhadap 14 responden dengan panduan quisioner dan teknik snowball sampling. Hasil penelitian menunjukan ada 2 teknik berburu yaitu perorangan dan kelompok yaitu sekitar 5 sampai 8 orang dalam satu kelompok pemburu dan 6 jenis alat berburu masyarakat desa Pentek yaitu senapan lantak, tombak, bacang, patek, parang dan senapan angin. Masyarakat pemburu di desa pentek mengunakan hewan pembantu berupa anjing. Dan dua spesies yang rentan (Vulnerable) yaitu rusa sambar (Rusa unicolor) dan binturung (Arctictis binturong) serta ada satu spesies yang terdaftar dalam apendiks II yaitu monyet ekor panjang (Macaca fascicularis)
Kata kunci: Etnoteknologi Desa Pentek, Masyarakat