Morfometri Jenis Burung Diurnal Di Arboretum Sylva Indonesia Universitas Tanjungpura Pontianak
Abstract
Morphometry is a way to see the shape, structure and size of body parts, namely the external shape of certain body parts quantitatively which can be used as a reference for comparing individuals of a spesies of bird. Birds found in the Sylva Arboretum area of Tanjungpura University, morphometry studies have never been carried out in this area. The aim of this research is to examine the morphometry of diurnal birds in the Sylva Indonesia PC Arboretum area. UNTAN Faculty of Forestry, the method used in this research is a survey method using capture recapture techniques using mist nets. The results of the research were that 6 spesies of diurnal birds were caught with a total of 40 individuals belonging to 5 families. The morphometry of trapped bird species has different morphological variations, both from the same type and different spesies with the largest body size of the bird measuring 17.8 cm while the smallest body size is 7.3 cm with the average size is 10.9 cm. The bird that is often found in each block is the sparrow (Passer montanus), the bird that is most often trapped in the mist net is the Merbah Cerukcuk (Pycnonotus goiavier), with a total of 13 individuals, while the bird that is trapped the least in the mist net is the chili bird. fire flower (Dicaeum trigonostigma), and red chili (Dicaeum cruentatum) with a total of 3 individuals each.
Keywords: Arboretum, Diurnal birds, Morphometry
Abstrak
Morfometri merupakan suatu cara untuk melihat bentuk, struktur, dan ukuran bagian tubuh, yaitu bentuk luar bagian tubuh tertentu secara kuantitatif yang dijadikan acuan untuk membandingkan antar individu pada suatu jenis burung. Burung yang ditemukan di kawasan Arboretum Sylva Universitas Tanjungpura, untuk kajian mengenai morfometri belum pernah dilakukan di kawasan ini. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji morfometri burung diurnal yang berada di kawasan Arboretum Sylva Indonesia PC. UNTAN Fakultas Kehutanan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey menggunakan teknik tangkap lepas (Capture recapture) dengan
menggunakan jaring kabut (Mist net). Hasil penelitian yaitu diperoleh 6 jenis burung diurnal yang tertangkap dengan jumlah total sebanyak 40 individu yang tergolong ke dalam 5 famili. Morfometri dari jenis-jenis burung yang terperangkap mempunyai variasi morfologi yang berbeda-beda, baik dari jenis yang sama maupun jenis yang berbeda dengan ukuran tubuh burung yang terbesar yaitu berukuran 17,8 cm sedangkan ukuran tubuh yang paling kecil yaitu berukuran 7,3 cm dengan rata-rata berukuran 10,9 cm. Burung yang sering di jumpai di setiap blok yaitu Burung gereja (Passer montanus), untuk burung yang banyak terperangkap di mist net yaitu Merbah cerukcuk (Pycnonotus goiavier), dengan jumlah sebanyak 13 individu sedangkan burung yang paling sedikit terperangkap di mist net yaitu jenis burung Cabai bunga api (Dicaeum trigonostigma), dan Cabai merah (Dicaeum cruentatum) dengan jumlah masing- masing sebanyak 3 individu.
Kata Kunci:Arboretum, Burung diurnal, Morfometri