Pemanfaatan Tumbuhan Obat Oleh Masyarakat di Sekitar Kawasan PT. Hutan Ketapang Industri Kecamatan Kendawangan Kabupaten Ketapang (Desa Mekar Utama, Desa Pangkalan Batu, dan Desa Kedondong)
Abstract
Medicinal plants are one of the non- timber forest products (HHBK). utilized by the community around the area of PT.Hutan Ketapang Industri especially Mekar Utama, Pangkalan Batu, and Kedondong. The research objective was to analyze the use of medicinal plants and obtain data on the types of medicinal plants used by the community around the PT Hutan Ketapang Industri area. This study uses interview and observation techniques. Interviews were conducted with 90 selected respondents using purposive sampling method. Research shows that found 41 species of medicinal plants consisting of 24 families. The most widely used family is Zingiberaceae which found as many as 7 species. The highest usage based on habitus was the herb level as 31,71%. The part that was used the most was the leaves (51,11%). Utilization of plants based on the method of processing the most was by boiling (63,41%). The highest method of using medicinal plants was drinking (62,79%). Utilization based on growing status was more cultivated plants (59%). The highest UV value was shoots of sembung (0.84%). The highest FIV was in the Zingiberaceae family (52,2%), the highest ICF value was (1.00) for 14 types of disease. The highest FL value was 100% for 28 species of medicinal plants.
Keywords: Medicinal Plants, PT. Hutan Ketapang Industri, Community use
Abstrak
Tumbuhan obat merupakan salah satu hasil hutan bukan kayu yang dimanfaatkan oleh masyarakat di sekitar kawasan PT.Hutan Ketapang Industri khususnya Desa Mekar Utama, Pangkalan Batu dan Kedondong. Tujuan penelitian untuk menganalisis pemanfaatan tumbuhan obat dan memperoleh data tentang jenis-jenis tanaman obat yang di manfaatkan oleh masyarakat sekitar kawasan PT. Hutan Ketapang Industri. Penelitian ini menggunkan teknik wawancara dan observasi. Wawancara dilakukan kepada 90 responden terpilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 41 spesies tumbuhan obat yang terdiri dari 24 famili. Penggunaan famili paling banyak adalah Zingiberaceae yang ditemukan sebanyak 7 spesies. Penggunaan berdasarkan habitus tertinggi adalah tingkat herba sebanyak 31,71%. Bagian yang paling banyak digunakan adalah bagian daun (51,11%). Pemanfaatan tumbuhan berdasarkan cara pengolahan paling banyak adalah dengan cara direbus (63,41%). Cara penggunaan tumbuhan obat paling tinggi adalah diminum(62,79%). Pemanfaatan berdasarkan status tumbuh lebih banyak tumbuhan budidaya (59%). Nilai UV tertinggi yaitu pucuk sembung (0,84%). Nilai FIV tertinggi adalah pada famili Zingiberaceae (52,2%). Nilai ICF tertinggi yaitu (1,00) sebanyak 14 jenis penyakit. Nilai FL tertinggi yaitu 100% sebanyak 28 spesies tumbuhan obat.
Kata kunci: Tumbuhan Obat, PT. Hutan Ketapang Industri, Pemanfaatan Masyarakat