Etnozoologi Ritual Adat dan Mistis Masyarakat Dayak Demam Di Desa Setungkup Kecamatan Ketungau Hilir Kabupaten Sintang

Authors

  • febe sarwanda pamula kasih Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura
  • M Sofwan Anwari Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura
  • Joko Nugroho Riyono Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura

Abstract

Communities that coexist with wildlife in their surrounding environment have produced a variety of dynamic interactions that vary by region, historical period and culture of the community. Ethnozoology is still practiced by the Dayak Demam community in daily life such as in traditional and mystical rituals. The purpose of this study is to record animal species, examine animal utilization and record the conservation status of animals used for traditional and mystical rituals by the Dayak Demam community in Setungkup Village, Ketungau Hilir District, Sintang Regency. This research method is survey and data collection is done by interview. The selection of respondents was carried out using purposive sampling technique , there were 9 people as respondents based on predetermined categories. The results of this study indicate that there are 14 types of animals used by the Dayak Demam community consisting of 5 animals used for traditional rituals and 9 animals used for mystical. Animal parts used consist of blood, meat, sound, whole body, fat and skin.

Keywords: animals, traditional rituals, mystical.

Abstrak

Masyarakat yang hidup berdampingan dengan satwa liar di lingkungan sekitar mereka, telah menghasilkan berbagai interaksi dinamis yang berbeda-beda di setiap wilayah, periode sejarah dan budaya masyarakat tersebut. Etnozoologi masih dilakukan oleh masyarakat Dayak Demam dalam kehidupan sehari-hari seperti dalam ritual adat dan mistis. Tujuan penelitian ini yaitu mendata jenis satwa, mengkaji pemanfaatan satwa dan mendata status konservasi satwa yang dimanfaatkan untuk ritual adat dan mistis oleh masyarakat Dayak Demam di Desa Setungkup Kecamatan Ketungau Hilir Kabupaten Sintang. Metode penelitian ini adalah survey dan pengumpulan data dilakukan dengan wawancara. Pemilihan responden dilakukan dengan teknik purposive sampling, terdapat 9 orang sebagai responden berdasarkan kategori yang sudah ditetapkan. Hasil penelitian ini menunjukan terdapat 14 jenis satwa yang dimanfaatkan oleh masyarakat Dayak Demam yang terdiri atas 5 satwa dimanfaatkan untuk ritual adat dan 9 satwa dimanfaatkan untuk mistis. Bagian satwa yang dimanfaatkan terdiri atas darah, daging, suara, seluruh badan, lemak dan kulit.

Kata kunci: Satwa, Ritual Adat, Mistis.

Downloads

Published

2024-08-16