Analisis perubahan tutupan lahan di kecamatan sintang kabupaten sintang tahun 2013-2023
Abstract
Sintang District is one of 14 districts in Sintang Regency which is located between 0 ° 06 'North Latitude and 0 ° 18' South Latitude and 111 ° 20' East Longitude and 111 ° 31' West Longitude. Land cover is the appearance of physical material on the earth's surface where land cover illustrates the relationship between natural processes and social processes. Conversion or change in land cover/use is the increase in one use to another with a decrease in other types of land use from one time to the next, every year in Sintang District there is an increase in population and an increase in land needs resulting in a decrease in forest area. The purpose of this study was to obtain information about changes in land cover area in Sintang District in 2013 - 2023. The method used in this study is a survey method with visual image analysis techniques using Landsat 8 OLI and TIRS satellite imagery in 2013, 2017 and 2023. The results of the Landsat 8 OLI and TIRS image classification in Sintang District, Sintang Regency produced 8 land cover classes, namely mixed dry land agriculture, secondary dry land forest, plantations, mining, bushes/brush, open land, water bodies and settlements. Overall from 2013 - 2023 there was a change in the area of each type of cover starting from secondary dryland forests which experienced a reduction of (47.77%), mixed dryland agriculture which decreased by (2.54%), plantations increased by (31.77%), settlements increased by (99.01%), mining increased by (29.55%), open land decreased by (86.11%), shrubs decreased by (66.51%), water bodies decreased by (0.05%). During this period, there was not only a reduction but also an increase in the area and type of land cover.
Keywords: Land Cover, Sintang Sub-district, Land Cover Change
Abstrak
Kecamatan Sintang merupakan salah satu dari 14 kecamatan yang ada di kabupaten Sintang yang terletak di antara 0 ° 06"™ Lintang Utara serta 0 ° 18"™ Lintang Selatan dan 111 ° 20"™ Bujur Timur serta 111 ° 31"™ Bujur Barat. Tutupan lahan adalah kenampakan material fisik di permukaan bumi dimana tutupan lahan menggambarkan keterkaitan antara proses alami dan proses sosial. Alih fungsi atau perubahan penutup/penggunaan lahan adalah bertambahnya suatu penggunaan yang lainnya dengan berkurangnya tipe penggunaan lahan yang lain pada suatu waktu ke waktu berikutnya. Setiap tahun di kecamatan Sintang mengalami pertambahan penduduk dan peningkatan kebutuhan lahan mengakibatkan luas hutan semakin berkurang. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan informasi tentang perubahan luasan tutupan lahan di Kecamatan Sintang tahun 2013 - 2023. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode survey dengan teknik analisis citra visual dengan menggunakan citra satelit landsat 8 OLI dan TIRS tahun 2013, 2017 dan tahun 2023. Hasil klasifikasi citra landsat 8 OLI dan TIRS di kecamatan Sintang kabupaten Sintang menghasilkan 8 kelas tutupan lahan yaitu pertanian lahan kering campuran, hutan lahan kering sekunder, perkebunan, pertambangan, semak/belukar, lahan terbuka, tubuh air dan pemukiman. Secara keseluruhan dari tahun 2013 "“ 2023 terjadi perubahan luasan di setiap jenis tutupan dimulai dari hutan lahan kering sekunder yang mengalami pengurangan sebesar (47,77%), pertanian lahan kering campuran yang berkurang sebesar ( 2,54%), perkebunan bertambah luasan sebesar (31,77%), pemukiman bertambah luasan sebesar (99,01%), pertambangan bertambah sebesar (29,55%), lahan terbuka yang mengalami pengurangan sebesar (86,11%), semak belukar berkurang luasan sebesar (66,51%), tubuh air berkurang seluas (0,05%). Selama waktu tersebut tidak hanya terjadi pengurangan tetapi juga ada penambahan luasan dan jenis tutupan lahannya.
Kata kunci : Tutupan Lahan, Kecamatan Sintang, Perubahan Tutupan Lahan