Pemanfaatan Tumbuhan Pangan Oleh Masyarakat Desa Sepahat Kabupaten Landak

Authors

  • Jeffry Rajagukguk Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura
  • Hikma Yanti Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura
  • Lolyta Sisillia Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura

Abstract

Food is everything that comes from biological sources and water, both consumed directly and processed as food or beverage. Food plants in Sepahat Village, Landak Regency are still managed well according to local wisdom obtained from generation to generation, so that the use of food plants is still under control and has a positive impact on the community and the environment. The purpose of this study is to analyze plant types and analyze the pattern of food plant utilization by the Sepahat Village Community, Landak Regency. Data collection was carried out by a survey method through interviews with respondents using purposive sampling techniques. The determination of respondents using the Slovin formula with an error rate of 5%. The results of this study obtained 74 species of food plants that are included in 37 families. The way to use food plants is not processed, sautéed, chilid, pounded, fried, squeezed, and boiled. The pattern of utilization is fruits, vegetables, spices, drinks, carbohydrates, and cereals. The parts used from food plants are, fruits, leaves, seeds, pods, bulbs, rhizomes, flowers, shoots, and stems. There are 5 species of food plants with the highest UV value, namely chili, corn, rice, cassava, and tomatoes with a UV value of 1 each. The highest FIV value is Poaceae at 8.95. The ICF value for the fruits, vegetables, spices, carbohydrates, cereals, and beverages category was (0.99). The highest FL value is 100, for example, swamp acid. Keywords: How to Utilize, Sepahat Village, Community, Utilization, Food Plants. Abstrak Pangan merupakan segala yang bersumber dari sumber hayati dan air, baik yang dikonsumsi langsung maupun dengan pengolahan sebagai makanan atau minuman. Tumbuhan pangan di Desa Sepahat Kabupaten Landak masih dikelola dengan baik sesuai kearifan lokal yang diperoleh secara turun-temurun, sehinggah pemanfaatan tumbuhan pangan masih terkendali dan berdampak positif bagi masyarakat dan bagi lingkungan. Tujuan penelitian ini menganalisis jenis tumbuhan serta menganalisis pola pemanfaatan tumbuhan pangan oleh Masyarakat Desa Sepahat Kabupaten Landak. Pengumpulan data dilakukan dengan metode survey melalui wawancara terhadap responden menggunakan teknik purposive sampling. Penentuan responden menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5%. Hasil penelitian ini diperoleh 74 jenis tumbuhan pangan yang termasuk ke dalam 37 famili. Cara pemanfaatan tumbuhan pangan yaitu tidak diolah, ditumis, disambal, ditumbuk, digoreng, diperas, dan direbus. Pola pemanfaatannya yaitu buah-buahan, sayuran, rempah, minuman, karbohidrat, dan sereal. Bagian yang dimanfaatkan dari tumbuhan pangan yaitu, buah, daun, biji, polong, umbi, rimpang, bunga, tunas, dan batang. Nilai UV yang paling tinggi ada 5 jenis tumbuhan pangan yaitu cabai, jagung, padi, singkong, dan tomat dengan masing-masing nilai UV 1. Nilai FIV yang paling tinggi yaitu Poaceae sebesar 8,95. Nilai ICF kategori buah-buahan, sayuran, rempah, karbohidrat, sereal, dan minuman sebesar (0,99). Nilai FL yang paling tinggi yaitu 100 contohnya asam paya. Kata kunci: Cara Pemanfaatan, Desa Sepahat, Masyarakat, Pemanfaatan, Tumbuhan Pangan.

Downloads

Published

2024-11-09