Valuasi ekonomi kawasan ekosistem mangrove di Kelurahan Setapuk Besar Kecamatan Singkawang Utara Kota Singkawang

Authors

  • Boru Boru Nauliani Sirait Fakultas Kehutanan Universitas tanjungpura
  • Emi roslinda Fakultas Kehutanan Universitas tanjungpura
  • Wiwik Ekyastuti Fakultas Kehutanan Universitas tanjungpura

Abstract

The mangrove ecosystem provides enormous benefits for the community living around the mangroves in Setapuk Besar Village, namely direct benefits (direct use values), indirect benefits (indirect use values), option benefits (option values), and existence values. The research method used is a survey method with interview techniques with 76 respondents who utilize the mangrove area and 30 respondents who are tourist visitors. Data analysis was carried out using the economic valuation method, including the market price approach, replacement cost, benefit transfer, and contingency valuation (CVM). The results of the study showed that the total economic value or NET of the mangrove ecosystem in Setapuk Besar Village was Rp.699.406.123,5/ha/year. The results of the calculation of direct benefits (fish, shellfish, and ecotourism) were Rp.135.930.000/ha/year (19,30%), indirect benefits (abrasion prevention function) were Rp.214,200,000/ha/year (30,63%), optional benefits (biodiversity) were Rp.333,756,123,5/ha/year (47,72%), and existence value (willingness to pay for conservation) was Rp.16,440,000/ha/year (2,35%). Overall, the mangrove ecosystem makes a significant contribution to community welfare. This study is expected to be the basis for policy making for sustainable management of mangrove areas in Setapuk Besar Village. Keywords: Mangrove ecosystem, Setapuk Besar, economic value. Abstrak Ekosistem mangrove memberikan manfaat yang sangat besar bagi masayarakat yang yang tinggal di sekitar mangrove Kelurahan Setapuk Besar yaitu manfaat langsung (direct use values), manfaat tidak langsung (indirect use values), manfaat pilihan (option values), dan nilai keberadaan (existence values). Penelitian ini bertujuan untuk menghitung nilai ekonomi total (NET) kawasan ekosistem mangrove Kelurahan Setapuk Besar, Kecamatan Singkawang Utara dan Metode penelitian yang digunakan Metode survei dengan teknik wawancara dengan responden yang berjumlah 76 orang memanfaatkan kawasan mangrove dan 30 responden pengunjung wisata. Analisis data dilakukan dengan metode valuasi ekonomi, meliputi pendekatan harga pasar, biaya pengganti, benefit transfer, dan penilaian kontingensi (CVM). Hasil penelitian menunjukkan nilai ekonomi total kawasan ekosistem mangrove Kelurahan Setapuk Besar sebesar Rp.699.406.123,5/ha/tahun. Adapun hasil perhitiungan dari nilai manfaat langsung (ikan, kerang, dan ekowisata) sebesar Rp.135.930.000/ha/tahun (19,30%) manfaat tidak langsung (fungsi penahan abrasi) sebesar Rp.214.200.000/ha/tahun (30,63%), manfaat pilihan (keanekaragaman hayati) sebesar Rp.333.756.123,5/ha/tahun (47,72%), nilai keberadaan sebesar Rp.16.440.000/ha/tahun (2,35%). Secara keseluruhan, ekosistem mangrove memberikan kontribusi signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar pengambilan kebijakan untuk pengelolaan berkelanjutan kawasan mangrove di Kelurahan Setapuk Besar. Kata kunci: Ekosistem Mangrove, Setapuk Besar, Valuasi Ekonomi

Downloads

Published

2024-11-15