Etnozoologi Ritual Adat, Mistis Dan Pengobatan Masyarakat Dayak Desa Dusun Perupuk Mentah Desa Tapang Semadak Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau
Abstract
Ethnozoology is a subfield of ethnobiology that covers all knowledge of a community group about animal resources, including recognition, identification, utilization, management and methods of reproduction. The Dayak Desa community of Perupuk Mentah Hamlet Tapang Semadak Village Sekadau Hilir District Sekadau Regency still use animals as ingredients for traditional rituals, mystical amd medicinal rituals. The aim of this research is to record the species of animals used in traditional rituals, mystical and medicinal rituals, examines the use of animal species for traditional, mystical and medicinal rituals, data on the conservation status of animals used by the Dayak Desa community. This research uses survey methods and data collection by interviews, selecting respondens using purposive sampling technique. The data obtained is analyzed using qualitative analysis methods and the result will be displayed in the form of tables and diagarms. Based on research result, there are 34 species of animals that are used for traditional rituals, mysticism and medicine. There are 2 species of animal for traditional rituals, 22 species of animals for mysticism and 12 species for medicine. There are 7 classes of animals used, namely mammals, aves, reptiles, pisces, insecta, oligochaeta, amphibians. The percentage of species of animal use for traditional rituals is 6% with a total of 2 animals, for mysticim it is 60% wirh a total of 22 animals and for medicine it is 34% wirh a total of 12 animals.Keywords: consists of 3-6 words or phrases, commas as separated, arranged in alphabetical order, specific, and describe the content of the article. Keywords: Etnozoology, use of animal, Dayak Desa Abstrak Etnozoologi merupakan sub bidang etnobiologi yang mencakup seluruh pengetahuan suatu kelompok masyarakat tentang sumber daya hewan, termasuk pengenalan, identifikasi, pemanfaatan, pengelolaan dan cara reproduksinya. Masyarakat Dayak Desa Dusun Perupuk Mentah Desa Tapang Semadak Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau masih memanfaatkan satwa sebagai bahan untuk ritual adat, mistis dan pengobatan. Tujuan penelitian ini adalah mendata jenis satwa yang dimanfaatkan dalam ritual adat, mistis dan pengobatan, mengkaji pemanfaatan jenis satwa untuk ritual adat, mistis dan pengobatan, mendata status konservasi satwa yang dimanfaatkan oleh masyarakat Dayak Desa. Penelitian ini menggunakan metode survei dan pengambilan data dengan wawancara, pemilihan responden dengan teknik purposive sampling. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode analisis kualitatif dan hasil analisis ditampilkan dalam bentuk tabel dan diagram. Berdasarkan hasil penelitian terdapar 34 jenis satwa yang dimanfaatkan untuk ritual adat, mistis dan pengobatan. Terdapat 2 jenis satwa untuk ritual adat, 22 jenis satwa untuk mistis dan 12 jenis satwa untuk pengobatan. Terdapat 7 kelas satwa yang dimanfaatkan yaitu mamalia, aves, reptil, pisces, insecta, oligochaeta dan amphibi. Persentase jenis pemanfaatan satwa untuk ritual adat sebesar 6% dengan jumlah 2 satwa, untuk mistis sebesar 60% dengan jumlah 22 satwa dan untuk pengobatan sebesar 34% dengan jumlah 12 satwa. Kata kunci: terdiri dari 3-6 kata atau frase, tanda koma sebagai pemisah, disusun berdasarkan abjad, spesifik, dan mendeskripsikan isi artikel. Kata Kunci, Etnozoologi, pemanfaatan satwa, Dayak DesaDownloads
Published
2025-02-02
Issue
Section
Articles