Pemanfaatan Tumbuhan Untuk Ritual Adat Pada Masyarakat Melayu Desa Tanah Hitam Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas.

Authors

  • Ridwan Meidiyanto Fakultas Kehutanan Universitas TanjungPura
  • Gusti Eva Tavita Fakultas Kehutanan Universitas TanjungPura
  • Ahmad Yani Fakultas Kehutanan Universitas TanjungPura

Keywords:

Pemanfaatan Tumbuhan, Ritual adat, Masyarakat melayu, Desa Tanah Hitam.

Abstract

RIDWAN MEIDIYANTO. The use of plants for traditional rituals in the Malay community of Tanah Hitam Village, Paloh District, Sambas Regency. Guided by Gusti Eva Tavita and Ahmad Yani. Forests are natural resources that can provide great benefits for human welfare, both benefits that are felt directly, and those that are felt indirectly. People who live around the forest cannot be separated from dependence on the forest. The West Kalimantan region is known to have ethnic diversity including Dayak, Bugis, Chinese and Malay tribes. The people of Sambas Regency are generally Malays. The people of Tanah Hitam Village, Paloh District, Sambas Regency use various types of plants in traditional ceremonies. The purpose of the research on the use of plants for traditional rituals by the Malay community of Tanah Hitam Village is to record the types of plants and describe how to use them during traditional rituals by the Malay community of Tanah Hitam Village, Paloh District, Sambas Regency. The time required in the study ± 3 weeks in the field. Data collection in Tanah Hitam Village, Paloh District, Sambas Regency was carried out by survey methods and interviews with respondents, as well as determining respondents using snowball sampling techniques. Research that has been carried out, obtained the types of plants used in 3 traditional rituals, namely Antar ajong, Marriage and Birth by the Malay community Tanah Hitam Village, Paloh District, Sambas Regency as many as 39 species, from 25 families. Keywords: Plant Utilization, Traditional rituals, Malay community, Tanah Hitam Village. Abstrak RIDWAN MEIDIYANTO. Pemanfaatan Tumbuhan Untuk Ritual Adat Pada Masyarakat Melayu Desa Tanah Hitam Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas. Dibimbing oleh Gusti Eva Tavita dan Ahmad Yani. Hutan adalah sumberdaya alam yang dapat memberikan manfaat besar bagi kesejahteraan manusia, baik manfaatnya yang dirasakan secara langsung, maupun yang dirasakan secara tidak langsung. Masyarakat yang berdiam disekitar hutan tidak dapat lepas dari ketergantungan terhadap hutan. Wilayah Kalimantan Barat dikenal memiliki keanekaragaman suku diantaranya suku dayak, bugis, cina dan melayu. Masyarakat Kabupaten Sambas umumnya merupakan suku melayu. Masyarakat Desa Tanah Hitam Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas memanfaatkan berbagai jenis tumbuhan dalam Upacara Adat. Tujuan dari penelitian pemanfaatan tumbuhan untuk ritual adat oleh masyarakat Melayu Desa Tanah Hitam yaitu mendata jenis-jenis tumbuhan dan mendeskripsikan cara pemanfaatan pada saat ritual adat oleh masyarakat melayu Desa Tanah Hitam Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas. Waktu yang di perlukan dalam penelitian ± 3 minggu di lapangan. Pengmpulan data di Desa Tanah Hitam Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas ini dilakukan dengan metode survey dan wawancara terhadap responden, serta dilakukan penentuan responden dengan teknik snowball sampling. Penelitian yang telah dilakukan, memperoleh jenis-jenis tumbuhan yang dimanfaatkan untuk 3 ritual adat yaitu Antar ajong, Pernikahan dan Kelahiran sebanyak 39 species, dari 25 famili. Kata kunci: Pemanfaatan Tumbuhan, Ritual adat, Masyarakat melayu, Desa Tanah Hitam.

Downloads

Published

2025-05-07