Kearifan Lokal Masyarakat Dalam Pengelolaan Madu Tikung Di Dusun Tanah Kaya Kecamatan Sepauk Kabupaten Sintang

Authors

  • Natalis Roni Kurniawan Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura
  • Emi Roslinda Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura
  • Yuliati Indrayani Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura

Abstract

Forest honey is a non-timber forest product (NTFP) produced by Apis dorsata bees which live wild in nature and have high productivity. The aim of this research is to examine forms of local wisdom in the management of tikung honey in Tanah Kaya Hamlet, Sungai Jaung Village, Sepauk District, Sintang Regency. This research used census techniques by conducting interviews with all tikung honey farmers. Interviews were conducted with 30 tikung honey farmers using a question guide. This research shows that the management of tikung honey is carried out individually, starting from determining the location, determining the nest, making the nest, harvesting the honey, packaging the honey to marketing. Forms of local wisdom in managing tikung honey include customary rules, prohibitions and sanctions. Management carried out based on local wisdom is a form of way to maintain and preserve the forest ecosystem and the preservation of forest honey in Tanah Kaya Hamlet, Sungai Jaung Village, Sepauk District, Sintang Regency. Keywords: Forest Honey, Apis dorsata, Local Wisdom, Tanah Kaya Hamlet Abstrak Madu hutan merupakan hasil hutan bukan kayu (HHBK) yang dihasilkan oleh lebah Apis dorsata yang hidup liar di alam dan memiliki produktivitas yang tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji bentuk-bentuk kearifan lokal masyarakat dalam pengelolaan madu tikung di Dusun Tanah Kaya Desa Sungai Jaung Kecamatan Sepauk Kabupaten Sintang. Penelitian ini menggunakan teknik sensus dengan melakukan wawancara kepada seluruh petani madu tikung. Wawancara dilakukan pada 30 petani madu tikung dengan panduan pedoman pertanyaan. Penelitian ini menunjukan bahwa pengelolaan madu tikung dilakukan secara individu, dimulai dari penentuan lokasi, penentuan sarang, pembuatan sarang, pemanenan madu, pengemasan madu hingga pemasaran. Bentuk kearifal lokal dalam pengelolaan madu tikung terdapat aturan adat, larangan dan sanksi. Pengelolaan yang dilakukan berdasarkan kearifan lokal merupakan suatu bentuk cara untuk mempertahankan dan melestarikan ekosistem hutan dan kelestarian terhadap madu hutan yang di Dusun Tanah Kaya Desa Sungai Jaung Kecamatan Sepauk Kabupaten Sintang. Kata Kunci: Madu hutan, Apis dorsata, Kearifan lokal, Dusun Tanah Kaya

Downloads

Published

2025-05-15