PUSAT PERBELANJAAN PAKAIAN PONTIANAK

Authors

  • Dinda Rizka Ananda Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/jmars.v3i2.12877

Abstract

Kota Pontianak adalah Ibukota Provinsi Kalimantan Barat dimana menurut Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) selama kurun waktu tahun 2010-2013 pertumbuhan perdagangan, hotel, dan restoran menjadi pendorong utama laju perekonomian di Kota Pontianak. Tingkat pertumbuhan perdagangan Kota Pontianak tersebut banyak didominasi oleh pedagangan pakaian sebagai kebutuhan sandang manusia. Perdagangan pakaian di Kota Pontianak terbagi menjadi dua sistem yang masing-masing memiliki pangsa pasar sendiri yaitu pusat perbelanjaan dengan sistem modern dan sistem tradisional. Dua sistem tersebut menciptakan identitas mode pada setiap komoditi dagangan yang pada akhirnya menciptakan kelas-kelas tertentu. Untuk meminimalisir hal tersebut perlu direncanakan pusat perbelanjaan yang mengakomodir kedua sistem tersebut dan nantinya akan menciptakan sistem perdagangan terpadu dalam suatu pusat perbelanjaan fashion. Metode perancangan pusat perbelanjaan pakaian ini menggunakan tahap gagasan, tahap pengumpulan data dan tahap analisis dengan hasil yang ingin dicapai yaitu meliputi konsep rancangan pusat perbelanjaan khusus pakaian dengan mengabungkan seluruh jenis fashion didalam satu bangunan. Lokasi pusat perbelanjaan berada di Jalan Tanjungpura yang sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah kawasan Tanjungpura sebagai kawasan perdagangan dan jasa.

 

Kata kunci: Pusat Perbelanjaan, Pakaian, Arsitektur

Author Biography

Dinda Rizka Ananda, Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Downloads

Published

2015-12-21

Issue

Section

Design Articles (Student)