HOTEL BISNIS DI KOTA PONTIANAK DENGAN TEMA COFFEE STREET
DOI:
https://doi.org/10.26418/jmars.v6i2.28996Abstract
Pebisnis pada masa kini dalam menyelesaikan urusan bisnisnya memiliki fleksibilitas yang lebih tinggi. Pebisnis dari luar kota yang menginap di Kota Pontianak akan lebih banyak menghabiskan waktu antara dua tempat, yaitu hotel dan warung kopi. Integrasi antara hotel dan warung kopi dirancang untuk mewadahi kebutuhan para pebisnis tersebut. Coffee Street menjadi tema yang diaplikasikan dalam perancangan bangunan hotel yang dalam konteks lokasinya yang berdekatan dengan area Coffee Street Jalan Gajahmada. Hotel Bisnis dengan Tema Coffee Street bertujuan mengaplikasikan fungsi warung kopi pinggiran Jalan Gajahmada Kota Pontianak dengan fungsi sebuah bangunan hotel bisnis yang akan diintegrasikan dalam satu kesatuan massa bangunan. Hotel Bisnis ini mengambil lokasi di Jalan Hijas, Pontianak. Metode perancangan yang digunakan meliputi gagasan, pengumpulan data, analisis, sintesis dan tahap pengembangan rancangan. Pada tahap pengembangan rancangan, desain yang dihasilkan akan menjadi tahap final dari pemecahan masalah desain yang nantinya menjadi dasar bagi rancangan detail selanjutnya. Dalam konsep Coffee Street ini, pada lantai dasar dan lantai 1 hotel akan dijadikan area khusus Coffee Street yang terdiri dari ruang-ruang coffee shop serta teras-teras yang digunakan untuk pengunjung duduk menikmati minuman. Pada bagian diantara ruang-ruang Coffee Shop dirancang ruas untuk pejalan kaki yang menjadi konsep Street yang diterapkan dari tema Coffee Street .
Kata Kunci: Hotel Bisnis, Coffee Street , Kopi Pontianak
References
Carmona, Matthew et. Al. 2010. Public Place Urban Space: The Dimention Of Urban Design. Elsevier. New York
Gumulya, Devvany, dan Ivana Stacia Helmi. 2017. Kajian Budaya Minum Kopi Indonesia. Jurnal. Universitas Pelita Harapan. Jakarta.
Herlyana, Elly. 2012. Fenomena Coffee Shop Sebagai Gejala Gaya Hidup Baru Kaum Muda. Skripsi. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga. Yogyakarta
Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. 1977. SK Menteri Perhubungan No. PM 16/PW 301/PHB 77 tanggal 22 Desember 1977. Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Jakarta
Mauriza, Sazli. 1998. Warung Kopi dalam Kehidupan Sosial Masyarakat Aceh. Skripsi. Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
You are free to:
- Share "” copy and redistribute the material in any medium or format
- Adapt "” remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially
Under the following terms:
- Attribution "” You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- No additional restrictions "” You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
Notices:
- You do not have to comply with the license for elements of the material in the public domain or where your use is permitted by an applicable exception or limitation.
- No warranties are given. The license may not give you all of the permissions necessary for your intended use. For example, other rights such as publicity, privacy, or moral rights may limit how you use the material.