SEKOLAH KULINER DI PONTIANAK
DOI:
https://doi.org/10.26418/jmars.v6i2.29187Abstract
Kuliner berkaitan dengan makanan, masak-memasak dan dapur. Kuliner telah mengalami perkembangan yang pesat. Perkembangan dalam dunia kuliner berupa teknik memasak, penyediaan bahan, pengawetan makanan serta teknik penyajian dibuat lebih menarik dan terdapat unsur seni. Unsur seni dalam dunia kuliner membuat makanan tidak lagi sekedar untuk memenuhi kebutuhan pokok, tetapi sudah menjadi gaya hidup masyarakat. Fasilitas edukasi kuliner merupakan upaya pelestarian dan peningkatan potensi kuliner. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut dibuatlah Sekolah Kuliner di Pontianak. Sekolah ini merupakan tempat edukasi kuliner informal. Pemilihan lokasi perancangan berada tidak jauh dari pusat kegiatan perdagangan/bisnis serta fasilitas pendidikan, dan perumahan. Lokasi terpilih berada di Jalan WR. Supratman Pontianak. Fasilitas utama sekolah ini adalah fasilitas pendidikan dan penunjang berupa area komersil. Konsep perancangan Sekolah Kuliner Pontianak ini adalah Culinary Culture Society. Konsep ini diambil berdasarkan penggabungan fungsi dari bangunan yaitu fungsi pendidikan dan komersil yang berkaitan dengan dunia kuliner, pengenalan dan pelestarian budaya kuliner khas Indonesia terutama Pontianak, serta untuk memenuhi kebutuhan perilaku masyarakat masa kini akan wisata kuliner. Perencanaan dan perancangan Sekolah Kuliner di Pontianak dibagi menjadi 2 zona makro yaitu zona aktif dan pasif. Pembagian zona berdasarkan pada sifat ruang. Pembagian zona juga berfungsi untuk mengatur penempatan area utilitas serta struktur bangunan yang digunakan.
Kata kunci: Sekolah, kuliner, komersil
References
Gisslen, Wayne. 2003. Essensial of Professional Cooking. John Wiley & Sons, Inc. Canada
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2003. Nomor 715/Menkes/SK/V/2003 Persyaratan Hygiene Sanitasi Jasaboga. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta
Labensky, Steven; Gaye G. Ingram dan Sarah R. Labensky. 2000. Webster’s New World Dictionary of Culinary arts Second Edition. Prentice Hall. Upper Saddle River
Lazuardi; Mandra, dan Mochamad Sandly Triady. 2015. Rencana Pengembangan Kuliner Nasional 2015-2019. PT. Republik Solusi. Jakarta
Sekretariat Negara Republik Indonesia. 2003. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Sekretariat Negara Republik Indonesia. Jakarta.
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
You are free to:
- Share "” copy and redistribute the material in any medium or format
- Adapt "” remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially
Under the following terms:
- Attribution "” You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- No additional restrictions "” You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
Notices:
- You do not have to comply with the license for elements of the material in the public domain or where your use is permitted by an applicable exception or limitation.
- No warranties are given. The license may not give you all of the permissions necessary for your intended use. For example, other rights such as publicity, privacy, or moral rights may limit how you use the material.