ARAHAN PERANCANGAN TAMAN CATUR KOTA PONTIANAK MENJADI RUANG PUBLIK TERPADU RAMAH ANAK

Authors

  • Cindy Febrianti Universitas Tanjungpura
  • Zairin Zain Universitas Tanjungpura
  • Bontor Jumaylinda Br Gultom Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/jmars.v13i1.88643

Keywords:

RPTRA, Play, Children

Abstract

Child-Friendly Integrated Public Space, hereinafter referred to as RPTRA, is the idea of a public space consisting of parks that have interesting play equipment, CCTV, and areas that serve the needs of the surrounding community. As an urban park that serves as a RPTRA, Taman Catur should use child-friendly designs because if the facilities of the RPTRA are not carefully designed, they can be very dangerous. The research method used is a qualitative method with a descriptive analytical approach to present the existing conditions of the Taman Catur facilities, the ideal conditions of an RPTRA, and design guidelines to ensure the park meets RPTRA criteria. The purpose of this research is to produce a design direction for Taman Catur in order to match the criteria of RPTRA in accordance with the theory of Baskara (2011), SNI 9169: 2023 on Child Friendly Play Space, and Pontianak City Regional Regulation Number 1 Article 11 Year 2022 on Child Friendly City. The research results also indicate that the areas in Taman Catur do not meet the RPTRA criteria and require the addition or removal of existing supporting facilities. Deficiencies that exist in Taman Catur include aspects of safety, health, and ease of accessibility.

References

Aji, H. S., Budiyanti, R. B., & Djaja, K. (2016). The Development of Child-Friendly Integrated Public Spaces in Settlement Areas as an Infrastructure of Jakarta. WIT Transactions on Ecology and The Environment, 210, 13-24, Doi: 10.2495/SDP160021

Al-Hajj, S., Nehme, R., Hatoum, F., Zheng, A., & Pike, I. (2020). Child School Injury in Lebanon: A Study to Access Injury Incidence, Severity, and Risk Factors. Plos One, 15(6), 7-8. Doi: 10.1371/journal.pone.0233465

Aziz, N. F., & Said, I. (2011). The Trends and Influential Factors of Children’s Use of Outdoor Environments: A Review. Procedia Social and Behavioral Sciences, 38, 204–212. Doi: 10.1016/j.sbspro.2012.03.341

Baskara, M. (2011). Prinsip Pengendalian Perancangan Taman Bermain Anak di Ruang Publik. Jurnal Lanskap Indonesia, 3(1), 27-33. Doi: 10.29244/jli.2011.3.1.%25p

Budiyanti, R.B. (2014). Manfaat Taman Kota sebagai Rona Kegiatan Publik bagi Masyarakat di Kota Jakarta. Insitut Teknologi Bandung

Chandra, P. S. & Putri S. S. E. (2021). Analisis Pelaksanaan Kebijakan Kota Layak Anak (Studi Kasus Pelaksanaan Program Ruang Bermain Ramah Anak di Ruang Terbuka Hijau Kacang Mayang Kota Pekanbaru). Jurnal Manajemen dan Ilmu Administrasi Publik (JMIAP), 3(1), 72-83. Doi: 10.24036/jmiap.v3i1.261

Desti, R. & Prihastom, B. (2018). Identifikasi Penerapan Konsep Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) pada Taman Kembang Iwak Palembang. Vitruvian, Jurnal Arsitektur, Bangunan & Lingkungan, 8(1), 29-42. Doi: 10.22441/vitruvian.2018.v8i1.004

Dewi, S.P. (2012). How Does the Playground Role in Realizing Children Friendly-City?. Procedia Social and Behavioral Sciences, 38, 224-233. Doi: 10.1016/j.sbspro.2012.03.344

Dewi, A. K. & Sari, S. R. (2022). Optimalisasi Penerapan Konsep Ruang Terbuka Ramah Anak pada Taman Terpadu Rimbo Bujang. Jurnal Arsitektur Zonasi, 5(1), 165-166. Doi: 10.17509/jaz.v5i1.40623

Draper, R. & Cazdow, E. (2004). Crime Prevention Through Environmental Design. OECD Publishing

Herllina, N., & Nadiroh. (2018). Peran Strategis Ruang Publik Terpadu Ramah Anak Dalam Rangka Pemenuhan Hak Anak Terhadap Lingkungan. Jurnal Pendidikan Usia Dini, 12(1), 104–117. Doi: 10.21009/JPUD.121 09

Jørgensen, K. A. (2015). Bringing the Jellyfish Home: Environmental Consciousness and ‘Sense of Wonder’ in Young Children’s Encounters with Natural Landscapes and Places. Environmental Education Research, 22(8), 45-56. Doi: 10.1080/13504622.2015.1068277

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2008). Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 05/PRT/M/2008 Tahun 2008 Pedoman Penyediaan dan Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau di Kawasan Perkotaan. Jakarta: Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Retrieved from https://jdih.pu.go.id/detail-dokumen/1236/1#div_cari_detail

Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. (2022). Peraturan Menteri Negara PPPA RI Nomor 12 Tahun 2022 tentang Kebijakan Pengembangan Kabupaten/Kota Layak Anak. Jakarta: Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Retrieved from https://jdih.kemenpppa.go.id/dokumen-hukum/produk-hukum/peraturan-menteri-nomor-12-tahun-2022

Mustapa, N.D., Maliki, N.Z., & Hamzah, A. (2015). Repositioning Children’s Developmental Needs in Space Planning: A review of connection to nature. Procedia Social and Behavioral Sciences, 170, 330–339. Doi: 10.1016/j.sbspro.2015.01.043

Pattilima, H. (2004). Persepsi Anak Mengenai Lingkungan Kota (Studi Kasus di Kelurahan Kwitang Jakarta Pusat). Universitas Indonesia

Pemerintah Kota Pontianak. (2021). Keputusan Walikota Pontianak Nomor 563/PUPR/Tahun 2021 tentang Penetapan Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA). Pontianak: Pemerintah Kota Pontianak. Retrieved from https://dpupr.pontianak.go.id/berita/penetapan-ruang-publik-terbuka-ramah-anak-rptra-#:~:text=Walikota%20Pontianak%2C%20telah%20mengeluarkan%20Keputusan,RTH%20di%20kawasan%20Perkotaan%20serta

Prezza, M. (2007). Children’s Independent Mobility: A Review of Recent Italian Literature. Children, Youth and Environments, 17(4), 293–318

Rahmiati, D. & Prihastomo, B. (2018). Identifikasi Penerapan Konsep Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) pada Taman Kambang Iwak Palembang. Vitruvian, 8(1), 41-42. Doi: 10.22441/vitruvian.2018.v8i1.004

Rizani, E. N., Wulandari, A., & Hernovianty, F. R., (2019). Klasifikasi Ruang Terbuka Hijau Taman Layak Anak Di Kota Pontianak.

JeLAST: Jurnal Teknik Kelautan, PWK, Sipil, dan Tambang, 6(3), 1-5. Doi: doi.org/10.26418/jelast.v6i3.36828

Simbolon, Y. A., Wulandari, A., & Hernovianty, F. R. (2023). Karakteristik Ruang Publik Ramah Anak di Kota Pontianak. JeLAST, 10(3), 1-10. Doi: 10.26418/jelast.v10i3.70140

Sucia, A. D. & Dm, I. A. I. (2019). Implementasi Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (Rptra) di Rptra Sunter Jaya Berseri, Kelurahan Sunter Jaya, Jakarta Utara. Journal of Government, 5(1), 40-55. Doi: 10.13140/RG.2.2.16884.17281

Sudarwani, M. M., Septiana, S., Eni, S. P., Dianty, G. P., Lesilolo, G. C. J., & Indri, J. M. (2024). Desain Pengembangan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di Kompleks Kantor Kelurahan Kramatjati Jakarta Timur. Jurnal Comunità Servizio, 6(1) 278-292. Doi: 10.33541/cs.v6i1.5630

Sugiyono, P. B. & Dwianto, R. D. (2021). Dinamika Pengelolaan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak: Sebuah Proyek Perkotaan Berkelanjutan?. Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis, 6(2), 233-248. Doi: 10.17977/um021v6i2p233-248

Veitch, J., Bagley, S., Ball, K., & Salmon, J. (2006). Where do children usually play? A qualitative study of parents’ perceptions of influences on children's active free-play. Health & Place, 12(4), 383–393. Doi: 10.1016/j.healthplace.2005.02.009

Downloads

Published

2025-03-31

Issue

Section

Research Articles