PANTI ASUHAN BHAKTI LUHUR UNTUK ANAK PENYANDANG CACAT DI PONTIANAK

Authors

  • Viorensia Yuri Prihastanty Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/jmars.v3i1.9434

Abstract

Menurut Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 1988 Tentang Usaha Kesejahteraan Bagi Anak, dinyatakan bahwa anak merupakan generasi penerus dalam pembangunan bangsa dan Negara, sehingga diperlukan usaha untuk mewujudkan kesejahteraan bagi anak. Dalam beberapa keadaan tertentu, orang tua yang bertanggung jawab dalam memenuhi kesejahteraan anak tidak dapat menjalankan fungsinya dengan baik sehingga menimbulkan keterlantaran. Maka, Pemerintah memiliki peran dalam membuat Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak yang mempunyai tanggung jawab kepada anak yang tidak mempunyai orang tua dan terlantar, anak terlantar dan anak yang mengalami masalah kelakuan, untuk memberikan pelayanan kesejahteraan sosial dengan cara memenuhi segala kebutuhan, baik berupa material maupun spiritual, meliputi sandang, pangan, papan, pendidikan, kesehatan. Salah satunya adalah Yayasan Bhakti Luhur yang juga memiliki panti asuhan bagi para penyandang cacat. Hal utama yang menjadi pertimbangan dalam perancangan panti asuhan ini adalah aksesibilitas anak penyandang cacat di dalam bangunan sebagai pengguna utama bangunan. Konsep rancangan ini adalah memaksimalkan ruang "“ ruang yang terbentuk pada bangunan dan menerapkan konsep yang aman bagi penyandang cacat, terutama anak "“ anak, sehingga diharapkan dapat menyediakan suatu wadah berupa panti asuhan yang memberikan kenyamanan bagi pengguna di masa mendatang.

 

Kata kunci: panti asuhan, anak, anak penyandang cacat

Author Biography

Viorensia Yuri Prihastanty, Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Downloads

Published

2015-03-30

Issue

Section

Design Articles (Student)