PERANCANGAN RUSUNAWA BAGI MASYARAKAT BERPENGHASILAN RENDAH (MBR) DI KOTA PONTIANAK

Authors

DOI:

https://doi.org/10.26418/jmars.v14i1.95189

Keywords:

Rusunawa, Low-Income Communities, Vertical Housing, Tropical Climate, Pontianak

Abstract

Rapid population growth in Pontianak City, driven by urbanization and high birth rates, poses significant challenges in housing provision, particularly for low-income communities (MBR). Land scarcity, soaring land prices, and limited access to decent housing have led to the proliferation of informal and illegal settlements. Addressing these issues requires vertical housing solutions that are land-use efficient and responsive to the humid tropical climate and regional characteristics. This final project presents the designs of a Simple Rental Apartment (Rusunawa) in Pontianak City that integrates spatial efficiency with passive thermal comfort strategies. The design method employs a descriptive-analytical approach by evaluating livability standards, family ergonomic needs, and technical regulations for high-rise buildings. The design results indicate that the application of a single-loaded corridor typology surrounding an inner courtyard is effective in creating an optimal stack effect and cross-ventilation. Housing units, consisting of Type 36 and Type 24, are designed with space flexibility concepts to enhance visual perception within limited areas. This study concludes that climate-responsive massing and adaptive spatial organization are the primary keys to creating healthy, economical, and sustainable vertical housing in Pontianak City.

Author Biography

Silvia Cristabella, Universitas Tanjungpura

department of architecture

References

Badan Pusat Statistik Kota Pontianak. (2023). Kota Pontianak dalam angka 2023. Pontianak: Badan Pusat Statistik Kota Pontianak

Badan Standarisasi Nasional. (2004). SNI 03-7013-2004: Tata cara perencanaan lingkungan perumahan di perkotaan. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional

Badan Standarisasi Nasional. (2011). SNI 03-6389-2011: Konservasi energi selubung bangunan pada bangunan gedung. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional

Badan Standarisasi Nasional. (2015). SNI 8153:2015: Sistem plambing pada bangunan gedung. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional

Chiara, J. D., & Callender, J. H. (1975). Time-saver standards for building types. New York: McGraw-Hill Education

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pontianak. (2021). Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kota Pontianak Tahun 2021-2041. Pontianak: Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pontianak

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2023 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 tentang Kesehatan Lingkungan. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia. (2017). Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 14/PRT/M/2017 tentang Persyaratan Kemudahan Bangunan Gedung. Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia

Pemerintah Kota Pontianak. (2021). Keputusan Walikota Pontianak Nomor 495/DPRKPP/Tahun 2021 tentang Penetapan Lokasi Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh di Kota Pontianak. Pontianak: Pemerintah Kota Pontianak

Sekretariat Negara Republik Indonesia. (2011). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2011 tentang Rumah Susun. Jakarta: Sekretariat Negara Republik Indonesia

Downloads

Additional Files

Published

2026-03-30

Issue

Section

Design Articles (Student)