MANAJEMEN KINERJA KOPERASI MITRA PERKEBUNAN (Studi Kasus Koperasi Batangan Babatn, Kamasa Alur Sakadi dan Batukng Basule)

Authors

  • IKAS B2042131021

DOI:

https://doi.org/10.26418/ejme.v8i1.35735

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis manajemen kinerja koperasi mitra perkebunan. Bentuk penelitian ini adalah menggunakan deskriptif. Pengumpulan data menggunakan data primer berupa kuisioner dan wawancara dan data sekunder berupa data yang bersumber dari Koperasi Batangan Babatn, Kamasa Alur Sakadi dan Batukng Basule. Sampel menggunakan purposive Sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 33 orang. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model analisis interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk aspek permodalan, modal sendiri Koperasi harus ditingkatkan dengan cara menambah nilai dari komponen yang ada di dalamnya, Aspek likuiditas dapat diperbaiki dengan cara membatasi nilai kas dan bank, Koperasi melakukan pembenahan meminimalkan biaya usaha dengan meninjau kembali kebutuhan usaha Koperasi sehingga dapat meningkatkan sisa hasil usaha bagi para anggotanya, Koperasi membenahi program kerja yang ada agar dengan aset yang dimiliki mendapatkan SHU sesuai standar dan Anggota merasa sisa hasil usaha yang diterima tidak meningkat dan adanya pengeluaran yang tinggi untuk biaya-biaya di luar operasional koperasi,

 Kata Kunci : Kinerja, Koperasi dan Perkebunan.

       












DAFTAR PUSTAKA

Arikunto, Suharmi. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. PT. Asdi Mahasatya. Jakarta. 2006.

 Burhanuddin, Koperasi Syariah dan pengaturannya di Indonesia, UIN Maliki press. Malang. 2013.

 Darsono dan Ashari. Pedoman Praktis Memahami Laporan Keuangan. Andi. Yogyakarta. 2004.

 Dharma, Agus. Manajemen Supervisi: Petunjuk Praktis bagi Para Supervisor. Edisi ke-5. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta. 2003.

 Ghorpade, j; dan Chen, M.M.  Creating  Quality-Driven Performance Appraisal System. Academyof Management Executive, 9 (1); 32-39.1995.    

 Hariwijaya. Pedoman Penulisan Skripsi dan Tesis. Penerbit Oryza. Jakarta. 2011.

 Hadhikusuma, Sutantya R. Hukum Koperasi Indonesia. PT. Raja. Jakarta. 2002.

 Hendrojogi. Koperasi: Asas-asas, Teori dan Praktik. Edisi 4. Raja Grafindo Persada. Jakarta.2007.

 Ikatan   Akuntan   Indonesia. Pernyataan   Standar   Akuntansi   Keuangan   No.   27   (Revisi   1998):   Akuntansi Perkoperasian. Salemba Empat, Jakarta, 2009.

 Jonathan, Sarwono. Mixed Methods Cara Menggabungkan Riset Kualitatif dan Riset Kualitatif Secara Benar. Penerbit PT. Elex Media Komputindo. Jakarta. 2011.

 Kasmir. Dasar-Dasar Perbankan. PT Raja Grafindo Persada, Jakarta. 2007.

 Kartasapoetra, G, A.G. Kartasapoetra, Bambang.S, dan A. Setiadi. Koperasi Indonesia, Rineka Cipta. Jakarta. 1998.

 Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara No. KEP-100/MBU/2002 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Badan Usaha Milik Negara.

 Kountur, Ronny. Metode Penelitian untuk Penulisan Skripsi dan Tesis. Penerbit PPM. Jakarta. 2004.

 Mangkunegara, A.A. Anwar Prabu. Manajemen Sumber Daya Manusia. PT. Remaja Rosdakarta. Bandung. 2009.

 Mathis, R dan Jackson, W. Human Resources Development (Track MBA series/terjemahan). Prestasi Pustaka. Jakarta. 2006.

 Rahayu, W.P. Pengaruh Partisipasi Anggota terhadap Keberhasilan Koperasi KPRI Harum Kecamatan Punung Kabupaten Pacitan. Jurnal Ekonomi dan Manajemen. Volume 6 Nomor 3. 2005.

 Riduwan. Skala Pengukuran Variabel "“ Variabel Penelitian, Edisi 7, Bandung : Penerbit Alfabeta. 2010.

 Sagimun, M.D. Koperasi Indonesia. CV Haji Masagung. Jakarta. 1990.

 Satori, D. Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung : Penerbit Alfabeta. 2010.

 Sitio, Arifin dan Tamba, Halomoan. Koperasi : Teori dan Praktik. Erlangga. Jakarta. 2001.

 Septy Andriani. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Volume Penyaluran Kredit Mikro, Kecil, dan Menengah (MKM) di Indonesia. Skripsi Fakultas ekonomi dan manajemen Universitas Institut Pertanian Bogor. 2008.

 Setiaji, K. Pengaruh Partisipasi Anggota dan Lingkungan Usaha terhadap Keberhasilan Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Kapas Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara. JEJAK. Vol. 2. No. 1. 2009.

 Sumarsono, Sonny. Manajemen Koperasi. Graha Ilmu, Yogyakarta. 2003.

 Suseno,Hg. Reposisi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Dalam Perekonomian Nasional. Universitas Sanata Dharma   Yogyakarta. 2005.

 Suryanto, dan Nurhadi. IPS Ekonomi. Penerbit Erlangga. Yogyakarta. 2003.

 Tambunan, Tulus, Usaha Kecil dan Menengah di Indonesia Beberapa Isu Penting, PT. Salemba Empat. Jakarta. 2002.

 Undang-Undang   Nomor   79   Tahun   1958       tentang   Perkoperasian.     (Lembaran     Negara     Tahun 1958     Nomor     139;     Tambahan     Lembaran     Negara Nomor 1669).

 Undang-Undang   Nomor   14   Tahun   1965   tentang   Perkoperasian   (Lembaran   Negara   Republik Indonesia Tahun 1965 Nomor 75, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 2769).

 Undang-Undang   Nomor   12   Tahun   1967   tentang Pokok-Pokok Perkoperasian         (Lembaran Negara     Republik     Indonesia     Tahun     1967 Nomor     23,    Tambahan     Lembaran     Negara Republik Indonesia Nomor 2832).

 Undang-Undang   Nomor   25   Tahun   1992   tentang Perkoperasian   (Lembaran   Negara   Republik Indonesia Tahun 1992 Nomor 116, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3502).

 Undang-Undang   Nomor   17   Tahun   2012   tentang Perkoperasian  (Lembaran   Negara   Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 212, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5355).

 Widiyanti, Ninik. Manajemen Koperasi. Bina Aksara. Jakarta. 2002.

 Widiyanti, Ninik. Dinamika Koperasi. Rineka Cipta,. Jakarta. 1992.

 Yuliani, G.K. Pengaruh Pelayanan, Pendidikan Perkoperasian Anggota, dan Kreativitas Pengurus terhadap Keberhasilan Koperasi Mahasiswa (KOPMA) Unnes. Laporan Penelitian. Semarang: Unnes. 2007.

Downloads

Published

2020-01-23